Mendesak, Penelitian Bulus Raksasa Ciliwung

Kompas.com - 18/11/2011, 08:33 WIB
|
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com - Penelitian tentang bulus raksasa (Chitra chitra javanensis), jenis yang ditemukan pada Jumat (11/11/2011) lalu di Kali Ciliwung, Jakarta, mendesak untuk dilakukan demi kepentingan konservasi. Selama ini belum ada penelitian tentang bulus raksasa. 

Demikian diungkapkan Djoko Tjahjono Iskandar, pakar herpetologi Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung, yang dihubungi Kompas.com lewat telepon, Kamis (17/11/2011). .

Djoko, pemenang Habibie Award dalam kategori ilmu dasar tahun 2005 dan lulusan Université des Sciences et Techniques du Languedoc di Montpellier, Perancis ini, mengatakan, sebaiknya ada program penangkaran satwa yang masuk Red List International Union for Conservation of Nature (IUCN). Untuk melakukannya, beberapa penelitian yang mendukung upaya penangkaran mesti menjadi prioritas.

"Yang bisa dilakukan misalnya meneliti bagaimana reproduksinya, berapa telurnya, bagaimana dia berepropduksi. Lalu juga makanan serta pola makannya," jelas dia.

Djoko mengatakan, penelitian bulus raksasa selama ini tidak dilakukan karena dana yang minim dan pelaksanaan penelitian yang sulit. Penelitian harus dilakukan saat kemarau serta memakan waktu lama sebab usia bulus bisa mencapai lebih dari 100 tahun.

Oleh karena itu, penelitian bulus ini nantinya menuntut kesiapan dana dan komitmen jangka panjang. Kebun binatang dinilai Djoko menjadi tempat terbaik penangkaran dan penelitian satwa ini sehingga dukungan pada kebun binatang harus diberikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.