Kura-kura Raksasa Sempat Mau Dipotong

Kompas.com - 14/11/2011, 20:53 WIB
Penulis Lasti Kurnia
|
EditorAgus Mulyadi

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga dari hingga Senin (14/11/2011) malam ini, tak henti-hentinya datang untuk melihat kura-kura raksasa di lahan kosong di depan rumah Haji Zaenudin Bombay di Jalan Tanjung Barat RT 11/RW 01 atau Gang 100 Tanjung Barat, Jakarta, Senin (14/11).

 

Rata-rata semua orang penasaran tentang bagaimana hewan tersebut ditemukan.

Berikut kronologis penemuan Kura-kura raksasa pada Jumat (11/11/2011) sebagaimana dituturkan Haji Bombay dan para tetangganya.

 

Binatang yang oleh sebagian warga kampung di Tanjung Barat tersebut disebut senggawangan ini ditemukan di RT 09 RW 01, di seberang lapangan tembak Kopassus, sekitar pukul 14.00 WIB.

 

Orang yang menemukan adalah para pencari bulus, yang biasa mencari bulus (kura-kura) untuk kebutuhan restoran. Mereka biasa mencari bulus di Sungai Ciliwung, dan biasanya hanya menemukan bulus ukuran maksimum sebesar telapak tangan.

 

Saat itulah tiba-tiba terlihat sepasang kepala kura-kura berukuran besar menyembul dari dalam air. Kura-kura tersebut berhadap-hadapan seperti hendak kawin. Para pencari bulus yang takjub, kemudian memanggil warga sekitar.

 

Puluhan warga berkerumun di bibir sungai menyaksikan aksi penangkapan kura-kura tersebut. Salah satu diantaranya adalah Haji Zaenudin Bombay, yang sekitar pukul 14.02 WIB ditelepon bahwa ada kura-kura raksasa muncul di Sungai Ciliwung.

 

Proses penangkapan berlangsung sekitar satu jam, dengan cukup menegangkan. Karena besar dan kuatnya binatang air tawar tersebut, salah seorang pencari bulus yang berusaha mencengkeram punggung kura-kura, sempat dibawa masuk ke dalam air beberapa saat.

Warga cemas, menyangka orang itu akan terseret dan tenggelam. Namun pemburu kura-kura itu lalu muncul kembali ke permukaan. Bagian ekor kura-kura sempat dipancong (semacam kail), supaya binatang air tawar itu tidak lari.

 

Hanya salah satu kura-kura saja yang tertangkap yaitu yang berkelamin jantan. Kura-kura jantan itu lalu dinaikkan ke atas getek dan dibawa ke darat. Mendengar bahwa kura-kura itu hendak dipotong dan dijual ke restoran, Haji Zaenudin Bombay, seorang pengusaha properti setempat, memutuskan untuk membelinya dengan uang kompensasi Rp 300.000 kepada para pencari bulus.

 

Kura-kura raksasa tersebut kemudian digotong dan dibawa dengan gerobak ke lahan kosong milik Haji Zaenudin Bombay.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.