Kura-kura Raksasa Bukan Siluman

Kompas.com - 14/11/2011, 20:43 WIB
Penulis Lasti Kurnia
|
EditorAgus Mulyadi

KOMPAS.com - "Saya tidak mimpi apa-apa. Ini kura-kura bukan siluman ya," sahut Haji Zaenudin Bombay, warga Gang 100 RT 11/ RW 01, Jalan Tanjung Barat Selatan, Jakarta, saat warga terus-menerus bertanya hal yang sama kepadanya, Senin (14/11/2011).

Semua penasaran tentang bagaimana kura-kura raksasa ini ditemukan. Mereka juga bertanya apakah ada pertanda berupa mimpi atau apapun. Berhubung kura-kura raksasa ini ditemukan pada hari unik yaitu Jumat (11/11/2011). Angka triple 11 memang diyakini membawa peruntungan khusus bagi sebagian orang.

Haji Bombay dengan sabar menjawab pertanyaan warga yang datang silih berganti. Ibu-ibu usai pengajian, anak-anak, remaja, hingga media massa televisi, cetak, online, pejabat kelurahan Tanjung Barat, hingga aparat polisi dari polsek Jagakarsa. Ia membebaskan orang untuk melihat tanpa ditarik bayaran.

"Padahal saya baru kehilangan motor nih. Kalau saya tarik pungutan seribu per orang wah, sudah kaya saya," seloroh Haji Bombay.

Sambil berusaha melayani petugas kelurahan yang datang, ia bolak-balik mengawasi anak-anak yang menonton kura-kura yang disimpan di lahan kosong depan rumahnya di Jalan Tanjung Barat Selatan atau Gang 100 Rt 11/ RW 01. "Eh, jangan terlalu dekat, nanti jatuh digigit," kata Haji Bombay.

Saat ini kura-kura itu disimpan di kolam kecil bekas memelihara ikan yang panjangnya 2,5 meter, lebar 1 meter, dengan kedalam 1,5 meter. Tubuh kura-kura dengan berat sekitar 140 kilogram tersebut, tampak tak memiliki banyak ruang gerak. Sekali-sekali satwa itu berputar berganti arah.

Gelombang warga yang datang tak henti-henti, hingga hari menjelang gelap. Akhirnya karena cemas, kolam kering itu ditutup bagian atasnya dengan pagar besi, yang kebetulan disimpan di lahan kosong tersebut.

Menurut Haji Bombay, bila gelombang warga yang berdatangan semakin banyak dan tak dapat lagi diawasi, ia akan menutup gerbang lahan kosong tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

    Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

    Oh Begitu
    Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

    Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

    Fenomena
    Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

    Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

    Fenomena
    Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

    Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

    Oh Begitu
    Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

    Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

    Oh Begitu
    Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

    Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

    Fenomena
    Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

    Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

    Oh Begitu
    Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

    Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

    Oh Begitu
    Diterapkan di 3 Kabupaten, Pendekatan Klaster Bisa Jadi Solusi Karhutla

    Diterapkan di 3 Kabupaten, Pendekatan Klaster Bisa Jadi Solusi Karhutla

    Fenomena
    2 Kandidat Vaksin Pfizer-BioNTech Diklaim Tingkatkan Respons Kekebalan terhadap Varian Omicron

    2 Kandidat Vaksin Pfizer-BioNTech Diklaim Tingkatkan Respons Kekebalan terhadap Varian Omicron

    Oh Begitu
    Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro pada 29 Juni, Catat Waktunya

    Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro pada 29 Juni, Catat Waktunya

    Fenomena
    Indonesia Rentan Alami Karhutla, Pendekatan Klaster Dinilai Bisa Jadi Upaya Pencegahan

    Indonesia Rentan Alami Karhutla, Pendekatan Klaster Dinilai Bisa Jadi Upaya Pencegahan

    Oh Begitu
    Marshanda Sempat Dikabarkan Hilang karena Manik Bipolar, Apa Itu?

    Marshanda Sempat Dikabarkan Hilang karena Manik Bipolar, Apa Itu?

    Oh Begitu
    Pertambangan Batu Bara Disebut Hambat Indonesia Capai Target Perlindungan Keanekaragaman Hayati

    Pertambangan Batu Bara Disebut Hambat Indonesia Capai Target Perlindungan Keanekaragaman Hayati

    Oh Begitu
    Kapan Orangtua Perlu Waspada terhadap Cerebral Palsy?

    Kapan Orangtua Perlu Waspada terhadap Cerebral Palsy?

    Kita
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.