Belajar Setia pada Pasangan dari Owa

Kompas.com - 13/09/2011, 13:24 WIB
EditorMarcus Suprihadi

BANDUNG, KOMPAS.com- Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Darori mengajak undangan peresmian Pusat Konservasi Primata Jawa untuk belajar dari Owa Jawa. Tentu bukan belajar berayun di atas dahan, melainkan belajar mengenai kesetiaan kepada pasangan.

"Owa Jawa hanya memiliki pasangan satu. Jangan meniru monyet ekor panjang yang memiliki pasangan hingga 25 ekor betina," ujarnya.

Darori meneruskan, owa yang menjadi binatang endemik di Jawa Barat seharusnya diperhatikan secara khusus oleh pemerintah daerah. Kalau perlu, dijadikan studi mengenai kesetiaan terhadap pasangan.

Tentu saja, dia pun melanjutkan bahwa kesetiaan owa jawa terhadap pasangannya hanya berlaku semasa hidup. Bila pasangannya mati, owa jawa akan mencari pasangan baru. Jadi, siapa kah yang dipilih, owa jawa atau monyet ekor panjang?



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X