Daratan Jepang Bergeser ke Timur

Kompas.com - 14/03/2011, 19:46 WIB
EditorTri Wahono

KOMPAS.com - Gempa berkekuatan 9 Skala Richter (SR) mengguncang Jepang, Jumat (11/3/2011) lalu. Hasil model deformasi permukaan tanah saat gempa menunjukkan bahwa pantai dan kota-kota di Jepang, terutama di wilayah Miyagi, bergeser ke arah Timur atau mendekati Amerika Utara.

Hal itu diungkapkan oleh Ir Widjo Kongko M.Eng., perekayasa di Balai Pengkajian Dinamika Pantai, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi BPPT yang kini tengah menempuh program doktoral di Leibniz University, Hannover, Jerman.

Dalam surat elektroniknya kepada Kompas.com, ia mengungkapkan, "Salah satu kota di daerah tersebut yakni Sendai, berdasarkan kajian model mengalami penurunan lebih dari 50 cm dan bergeser ke arah timur lebih dari 2 meter."

Perekayasa yang sebelumnya juga terlibat dalam riset pasca tsunami Mentawai ini melanjutkan, pergeseran di wilayah pantai bisa lebih besar lagi. Menurut hasil pemodelan, pergeseran wilayah pantai bisa mencapai 3-4 meter.

Ia mengatakan gempa Jepang yang berkekuatan 9 SR ini memiliki kekuatan 30 kali dari bom atom Hiroshima. Ia memperkirakan, dengan magnitud sebesar itu, daerah subduksi yang runtuh lebih dari 640 x 140 km dan waktu goncangan gempa lebih dari 5 menit.

Sebelumnya, professor seismologi Universitas Tsukuba mengatakan, gempa juga mengakibatkan wilayah subduksi sebesar 500 x 100 km pecah. Pulau Honshu juga diperkirakan bergeser 2,4 meter. Beberapa pakar lainnya dari berbagai negara juga mengeluarkan analisisnya dampak gempa terhadap struktur tekntonik di bawah Jepang.

Ilmuwan sebenarnya telah memprediksikan bahwa 99 persen gempa yang terjadi bermagnitud 7-8. Namun perkiraan itu meleset, gempa terjadi memiliki magnitud 9 yang mungkin hanya terjadi 1.000 tahun sekali. Pakar kegempaan Jepang memperkirakan hal tersebut karena bergeraknya beberapa titik sumber pelepasan energi gempa secara bersamaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.