Kompas.com - 03/01/2011, 17:07 WIB
EditorTri Wahono

KOMPAS.com - Para ilmuwan optimistis akan berhasil menemukan "partikel Tuhan" pada tahun 2011. Peneliti yang bekerja di European Laboratory for Particle Physics di Jenewa, Christoph Rembser, menyatakan keyakinannya tersebut.

'Partikel Tuhan' telah diteliti kemungkinan keberadaannya semenjak 1964. Namun hingga kini belum ada ilmuwan yang dapat mendeteksinya. Partikel ini amat mendasar. Partikel inilah, yang menurut para ilmuwan, membentuk jagat raya.

Menurut perkiraan, partikel berukuran besar, bahkan melebihi besar partikel-partikel yang pernah ada. 'Partikel Tuhan' diduga kuat dapat memberikan massa kepada partikel-partikel lainnya sehingga partikel ini pun penting dalam sains.

Meski demikian, para ilmuwan masih gamang dalam memastikan sebesar apa partikel itu, bila itu benar ada. Yang jelas penelitian ini juga menjadi salah satu pekerjaan rumah teratas bagi mereka, setelah sekian lama.

"Paling tidak kami sudah memiliki persiapan cukup, akselerator dan detektor, segalanya telah diatur untuk mengukur dan mengamati," ujar Rembser. "Hanya sekarang tinggal menunggu apakah alam merestui kami."(National Geographioc Indonesia/Gloria Samantha)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.