Kolesterol Tinggi, Haruskah Pantang Daging?

Kompas.com - 17/11/2010, 09:35 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com — Pola makan seseorang sangat berpengaruh terhadap kadar kolesterol dalam darahnya. Bicara mengenai pola makan, jumlah dan jenis lemak yang dikonsumsi ikut memengaruhi besar kecilnya risiko kita terkena penyakit jantung.

Makanan yang mengandung lemak jenuh, baik itu dari daging hewan maupun minyak kelapa, sama-sama akan meningkatkan kadar kolesterol yang bisa menyebabkan perlemakan, terutama di jantung. Inilah cikal bakal terjadinya penyakit jantung.

Salah satu cara untuk mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh adalah mengurangi asupan lemak jahat, seperti trans fat dan lemak jenuh,  daging merah, keju, serta susu tinggi lemak.

Sebagai pengganti daging merah, Anda bisa mengonsumsi daging putih atau daging tanpa lemak. Misalnya daging ayam tanpa kulit. Anda juga bisa memilih daging has dalam yang kandungan lemaknya lebih sedikit. Untuk mengurangi kadar lemak dalam daging, sebaiknya daging diolah dengan cara dikukus atau dibuat sup bening.

The American Heart Association merekomendasikan untuk mengonsumsi ikan yang kaya omega-3 minimal dua kali dalam seminggu untuk mengurangi risiko penyakit jantung koroner pada orang yang kolesterolnya tinggi.

Jenis makanan yang berasal dari nabati, seperti buah, sayur, dan kacang-kacangan, hampir tidak mengandung kolesterol. Itu sebabnya, vegetarian yang tidak mengonsumsi daging, termasuk daging unggas, biasanya memiliki kadar kolesterol dan trigliserida lebih rendah.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X