Panduan Membersihkan Abu Vulkanik

Kompas.com - 11/11/2010, 08:24 WIB

KOMPAS.com — Saat ini Gunung Merapi mungkin masih menunjukkan aktivitasnya, tetapi begitu mereda, saatnya membersihkan abu vulkanik di rumah dan lingkungan. Sebelum membersihkan, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan. Jangan sembarangan sebab abu vulkanik mengandung unsur yang berbahaya bagi tubuh dan lingkungan.

Berikut ini adalah panduan membersihkan abu vulkanik di berbagai tempat di sekitar rumah Anda. Panduan diperoleh berdasarkan informasi International Volcanic Health Hazard Network (IVHHN).

Hal yang harus dilakukan dalam membersihkan abu vulkanik di luar ruangan:

1. Rencanakanlah hari untuk kerja bakti membersihkan abu bersama tetangga atau komunitas Anda. Ingat, koordinasi harus dilakukan.

2. Usahakan untuk berkoordinasi dengan instansi tertentu tentang cara pembuangan abu vulkanik.

3. Selalu pakai masker debu. Jika ada, pakailah masker yang direkomendasikan IVHHN.

4. Pakailah kacamata untuk melindungi mata dari abu vulkanik. Jangan pakai lensa kontak.

5. Basahi abu terlebih dahulu dengan mencipratkan sebelum mengambilnya dengan sekop. Akan tetapi, jangan menambahkan terlalu banyak air.

6. Jangan menyapu abu yang kering. Abu yang tersapu bisa tercampur dengan udara sehingga bisa berbahaya jika terhirup.

7. Kumpulkan abu di kantong plastik yang cukup kuat. Jika ada truk penampung, kumpulkan langsung saja ke truk tersebut.

8. Abu gunung api membuat permukaan menjadi licin. Berhati-hatilah ketika membersihkan abu di tangga ataupun atap.

9. Hindari membuang abu ke talang, selokan, saluran air, ataupun taman. Abu bisa menyumbat saluran air tersebut.  

Halaman Berikutnya
Halaman:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorTri Wahono

    Close Ads X