Hutan Menjadi Lahan Sawit Masih Terjadi

Kompas.com - 23/08/2010, 03:18 WIB
Editor

Pekanbaru, Kompas - Meski pemerintah telah mencanangkan moratorium konversi hutan alam menjadi perkebunan kelapa sawit, alih fungsi hutan masih terus berlangsung di Riau. Di Kabupaten Bengkalis, Riau, pada tahun 2010, misalnya, akan dan telah terjadi alih fungsi kawasan hutan seluas 9.000 hektar untuk dua perusahaan kelapa sawit.

Demikian Azmi R Fatwa, Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD Bengkalis yang dihubungi pada Minggu (22/8). ”Tidak jelas langkah-langkah pemerintah mewujudkan rencana moratorium alih fungsi lahan hutan menjadi perkebunan kelapa sawit. Katanya mau moratorium, tetapi mengapa alih fungsi semakin gencar,” ujar Azmi.

Menurut Azmi, pertengahan tahun 2010, pemerintah, dalam hal ini Menteri Kehutanan, telah memberikan izin konversi hutan gambut kepada PT Riau Makmur Sentosa seluas 6.000 hektar. Perusahaan itu bahkan sudah melakukan pengerukan kanal-kanal di sepanjang lahan gambut sebagai media transportasi.

Sekarang ini ini, tutur Azmi, di Kecamatan Siak Kecil, Bengkalis, akan dialihfungsikan lagi kawasan hutan seluas 3.000 hektar untuk PT Sinar Sawit Sejahtera (SSS). Padahal, lahan yang akan dikonversi itu sekitar 400 hektar sudah digarap oleh masyarakat setempat. Uniknya, belum lagi PT SSS mengantongi izin konversi dari Menteri Kehutanan, perusahaan itu sudah melakukan penebangan kayu di lokasi.

”Ratusan masyarakat petani yang tergabung dalam empat kelompok tani di sana mengadu kepada saya tentang persoalan ini. Semestinya pemerintah dapat mengakomodasi kepentingan petani, bukan hanya pengusaha,” kata Azmi.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kehutanan Bengkalis Ismail membenarkan adanya alih fungsi kawasan hutan lahan di daerahnya. Dia mengakui, izin konversi terhadap PT SSS belum ada, tetapi masih dalam taraf pengajuan izin kepada Menteri Kehutanan. (SAH)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.