Infotainment Banyak Lakukan Pelanggaran

Kompas.com - 30/07/2010, 02:34 WIB
EditorJodhi Yudono

JAKARTA, KOMPAS.com--Komisi I DPR RI, bersama dengan Komisi Penyiaran Indonesia dan Dewan Pers, sepakat bahwa program siaran infotainment, reality show dan sejenisnya, banyak melakukan pelanggaran terhadap norma agama, etika moral, norma sosial, kode etik jurnalistik serta Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran KPI (P3SPS).

Demikian salah satu kesimpulan rapat kerja antara Komisi I dengan pimpinan media massa, KPI dan juga Dewan Pers, Kamis (29/7/2010) di Gedung DPR RI, Jakarta. Rapat dipimpin Ketua Komisi I Kemal Aziz Stamboel.

"Komisi I DPR RI mendukung sepenuhnya upaya dan langkah-langkah yang dilakukan KPI untuk merevisi P3SPS, terutama pengkategorian program siaran infotainment, reality show, dan sejenisnya dari faktual menjadi nonfaktual," kata Kemal.

Ketua Komisi I mengatakan, pihaknya menghargai dan menyambut baik sikap Dewan Pers yang mendukung kewenangan KPI untuk memutuskan status program infotainment, reality show, dan sejenisnya, apakah sesuai dengan UU 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.

"Komisi I DPR RI menegaskan bahwa KPI mempunyai kewenangan untuk menjatuhkan sanksi administrasi terhadap lembaga penyiaran yang melanggar UU 32 Tahun 2002 tentang penyiaran dan peraturan perundang-undangan lainya," kata Kemal. HIN Sender hindra

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X