Hanya Sepertiga Pesisir Cirebon yang Ditanami Mangrove

Kompas.com - 21/06/2010, 11:44 WIB
Editor

CIREBON, KOMPAS - Luas kawasan mangrove di pesisir Cirebon terus menyusut akibat kegiatan manusia yang tinggal di sekitarnya. Dari 61 kilometer panjang pantai Kabupaten/Kota Cirebon, yang masih memiliki hutan mangrove hanya sepertiganya.

Kondisi pesisir tanpa tanaman bakau terlihat hampir di sepanjang garis pantai Kabupaten/Kota Cirebon. Wilayah di Kabupaten Cirebon, seperti pesisir Kecamatan Kapetakan, Suranenggala, dan Gebang, banyak yang gersang tanpa tegakan pohon mangrove. Demikian pula di Kota Cirebon, khususnya di daerah Pelabuhan Cirebon hingga Kesenden, kawasan mangrovenya minim. Padahal, letak permukiman dari pantai kurang dari 1 kilometer.

Menurut Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Pantura Jawa Barat Purwadi, hutan mangrove yang bagus di Kabupaten Cirebon hanya terlihat di tiga dari delapan kecamatan yang memiliki pantai. Ketiganya adalah Kecamatan Losari, Gunung Jati, dan Pangenan. Sisanya cenderung gundul atau berupa petak-petak tambak.

"Sekarang luas hutan mangrove di Cirebon hanya tersisa 30 persen. Padahal, hutan bakau ini penting untuk menghindari abrasi pantai, menyaring air, dan menyimpan telur-telur ikan dan udang," ujar Purwadi, Minggu (20/6).

Penyebab utama pengikisan hutan bakau di Cirebon adalah tekanan kebutuhan lahan tambak yang tidak terkendali. Ketika sedimentasi membentuk lahan baru di pesisir, yang terjadi malah penguasaan lahan oleh aparat dan warga desa, bukannya penghijauan. Lahan di petak-petak menjadi tambak tanpa pelestarian lingkungan pesisir. Minimnya kepedulian masyarakat pesisir untuk menanam bakau adalah satu penyebab merosotnya lahan bakau di pantai Cirebon. Teknik penanaman yang tidak tepat, yakni tidak memerhatikan batas pasang surut air laut, serta gangguan ternak yang memakan bibit mangrove mengakibatkan reboisasi hutan mangrove gagal dilakukan. Tidak hanya itu, di daerah pesisir perkotaan, tumpukan sampah plastik di pantai juga menghambat pertumbuhan mangrove.

Upaya pelestarian wilayah pesisir sebenarnya sudah menjadi perhatian pemerintah pusat, salah satunya dengan program penanaman 1 juta pohon oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan yang serentak dilakukan kemarin. Di Cirebon, 7.000 bibit pohon bakau ditanam di sekitar Pelabuhan Cirebon. Penanaman itu dilakukan bersama oleh Administratur Pelabuhan Cirebon, Polisi Air dan TNI Angkatan Laut Qilayah Cirebon, serta Pelindo II Cirebon.

Kepala Administratur Pelabuhan Cirebon Wahyu Hidayat mengatakan, bakau ditanam untuk mencegah meluasnya abrasi di sekitar pelabuhan. Hal itu juga merupakan tanggung jawab moral instansi yang memanfaatkan kawasan pesisir. Pohon bakau itu ditanam bertahap dan pemeliharaannya dilakukan oleh masyarakat setempat. (THT)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.