Ayo Hitung Sampahmu!

Kompas.com - 06/12/2009, 11:31 WIB
Editorwsn

JAKARTA, KOMPAS.com - Pernahkah Anda menghitung jumlah sampah yang Anda hasilkan dalam sehari? Jika belum, cobalah menghitungnya. Di Green Festival yang digelar di Parkir Timur Senayan 5-6 Desember 2009 pengunjung dapat menghitung jumlah sampah yang dihasilkan cukup dengan menjawab beberapa pertanyaan di layar komputer.

Terdapat tiga buah komputer berlayar hijau yang menampilkan pertanyaan-pertanyaan pilhan ganda seperti, "Berapa bungkus makanan yang anda buang dalam sehari?" Kemudian, hasil jawaban dari enam pertanyaan tersebut akan ditampilkan dalam green meter apakah baik, sedang, atau buruk.

Zahra, pengunjung yang berusia 8 tahun misalnya, mendapat hasil baik, berbeda dengan Marsya, kawan Zahra yang mendapat hasil buruk karena banyaknya sampah yang ia hasilkan. "Senang, saya jawab dengan jujur tadi," ujar Zahra kepada Kompas.com, Minggu (6/12) di Green Festival, Parkir Timur Senayan.

Mesin penghitung jumlah sampah ini dinilai efektif mengajarkan anak untuk cinta lingkungan. Seperti yang dikatakan ibu Zahra, Mala. "Sebagai pembelajaran efektif, walaupun tidak secara presisi. Dengan pilihan ganda ini mereka bisa tahu dari aktivitas mereka, berapa sampah yang dihasilkan," ujarnya.

Selain diminati anak-anak, mesin penghitung sampah juga menarik perhatian orang dewasa. Terlihat beberapa orangtua yang menemani anaknya ikut mencoba menghitung sampah mereka. Sampai berita ini diturunkan, terlihat pengunjung memadati area experience tunnel tempat mesin penghitung sampah ini. Mereka menunggu giliran antri menguji seberapa peduli mereka terhadap sampah.

Selain mesin penghitung sampah, di area experience tunnel pengunjung bisa merasakan dampak perubahan iklim. Pasalnya, area ini dirancang sedemikian rupa agar pengunjung dapat merasakan berdiri di tanah kering, hutan gundul dengan udara yang panas atau merasakan berada di kutub yang mulai mencair. Di sini terdapat miniatur es di kutub, miniatur kota industri yang gersang, serta miniatur bola dunia yang terkena pemanasan global.

Green Festival 2009 merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Green Initiative Forum. Tahun ini, tema yang diangkat adalah "Apa yang Sudah Kamu Lakukan?" yang mempertanyakan kontribusi masyarakat dalam mengurangi dampak global warming. Green Festival dibagi menjadi empat area yakni, experience tunnel, area zona, area workshop, dan area entertainment.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Oh Begitu
Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Fenomena
Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Oh Begitu
Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Fenomena
Terlalu Banyak Makan Makanan Manis Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan, Kok Bisa?

Terlalu Banyak Makan Makanan Manis Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan, Kok Bisa?

Oh Begitu
Ahli Sebut 140.000 Virus Baru Ditemukan di Usus Manusia

Ahli Sebut 140.000 Virus Baru Ditemukan di Usus Manusia

Oh Begitu
Kamasutra Satwa: Hewan Bonobo Lakukan Hubungan Sesama Jenis

Kamasutra Satwa: Hewan Bonobo Lakukan Hubungan Sesama Jenis

Oh Begitu
3 Misteri Alam Semesta Berpotensi dapat Nobel Prize, Jika Terpecahkan

3 Misteri Alam Semesta Berpotensi dapat Nobel Prize, Jika Terpecahkan

Fenomena
Di Bawah Sinar UV, Bulu Hewan Ini Menyala Seperti Lampu Disko

Di Bawah Sinar UV, Bulu Hewan Ini Menyala Seperti Lampu Disko

Oh Begitu
Viral Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Peneliti Sebut karena Kelainan Genetis

Viral Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Peneliti Sebut karena Kelainan Genetis

Oh Begitu
Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Kita
Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Fenomena
Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Oh Begitu
Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X