Kecukupan Air Tinggal Separuh

Kompas.com - 03/12/2009, 06:14 WIB
Editorjimbon

JAKARTA, KOMPAS.com - Kecukupan air untuk berbagai keperluan penduduk di Pulau Jawa pada tahun 2025 diperkirakan hanya mencapai 320 meter kubik per kapita per tahun. Jumlah ini hanya separuh dari yang dibutuhkan sehingga akan terjadi tingkat kerawanan yang sangat parah.

Hal ini dikemukakan M Ikhwanuddin Mawardi dalam orasi pengukuhan sebagai profesor riset bidang hidrologi dan konservasi tanah pada Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Rabu (2/12) di Jakarta.

Selain itu, Netty Widyastuti juga dikukuhkan sebagai profesor riset BPPT untuk bidang bioteknologi umum dan Kardono sebagai profesor riset untuk bidang teknologi lingkungan.

”Penanganan krisis air perlu komprehensif,” kata Mawardi.

Dia mengemukakan, setidaknya ada delapan pokok pikiran sebagai langkah komprehensif untuk menangani persoalan krisis kebutuhan pokok masyarakat tersebut, di antaranya meliputi pelaksanaan dan pengawalan kebijakan nasional, seperti menetapkan tutupan vegetasi seluas 30 persen di setiap wilayah provinsi dan kabupaten.

Juga disarankan pengaturan jumlah dan distribusi penduduk di Jawa sebab pada tahun 2007 tingkat kepadatan penduduk di Jawa mencapai 864 orang per kilometer persegi atau 0,12 hektar per kapita, di bawah standar dunia yang disarankan 4,18 hektar per kapita.

”Sebanyak 81,1 juta penduduk pada tahun 2007 harus dikeluarkan dari Jawa kalau ingin memenuhi standar hidup nyaman,” kata Mawardi.

Tinggal 4 persen

Mawardi mengatakan, luas kawasan hutan atau tertutup vegetasi untuk setiap wilayah pemerintahan saat ini mencapai 18 persen, jauh dari ketentuan nasional 30 persen. Bahkan, Mawardi mengutip data Badan Planologi Departemen Kehutanan yang menyebutkan, berdasarkan hasil pengolahan citra satelit luas yang tertutup hutan di Jawa hanya tinggal 4 persen. Hal itu memengaruhi keberlanjutan sumber daya air.

”Menurunnya daya dukung sumber daya air harus diatasi dengan efisiensi penggunaan air,” kata Mawardi.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X