Pulau Sitabok Diduga Dijual, Gubernur Jatim Lapor Menteri

Kompas.com - 28/08/2009, 12:36 WIB
Editor

SURABAYA, KOMPAS.com — Kemelut isu jual beli pulau juga terjadi di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Pulau Sitabok diduga akan dijual senilai Rp 3 miliar. Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Timur akan melapor ke Menteri Dalam Negeri serta Menteri Kelautan dan Perikanan.  

"Kami akan melaporkan dugaan kasus jual beli Pulau Sitabok ke Mendagri serta Menteri Kelautan dan Perikanan. Penjualan pulau sendiri tidak diperbolehkan," ujar Gubernur Jatim Soekarwo, Jumat (28/8) di Surabaya.

Menurut Soekarwo, Pemprov Jatim akan lapor kepada Mendagri sebagai penanggung jawab dalam negeri serta Menteri Kelautan dan Perikanan sebagai fungsional terkait pendataan aset pulau di Indonesia. Saya sendiri baru mengetahui hal ini setelah membaca berita media massa. "Yang jelas, Pemprov Jatim telah mendata semua pulau di Jatim dengan foto udara bersama TNI AL dan AU," tuturnya.

Soekarwo menyatakan, Pemprov Jatim tak merasa kecolongan dengan pemberitaan tersebut karena informasi itu masih berupa isu. Karena itu, Pemprov Jatim akan mengonfirmasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep untuk mengecek kebenaran isu jual beli Pulau Sitabok. Hingga saat ini, Pemprov Jatim belum menerima laporan dari Kabupaten Sumenep.  

Soal jual beli pulau adalah kewenangan pemerintah pusat dan ini menyangkut Menteri Kelautan dan Perikanan, Mendagri, hingga Badan Pertanahan Nasional. Yang jelas ini tak boleh dilakukan, katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.