Gravitasi Matahari dan Reklamasi Sebabkan Air Laut Pasang

Kompas.com - 26/05/2009, 20:53 WIB
Editor

SURABAYA, KOMPAS.com - Pengaruh gravitasi matahari ke bumi menyebabkan terjadinya fenomena air laut pasang di sekitar pesisir utara Kota Surabaya. Dalam beberapa hari ini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Maritim Perak mencatat peningkatan ketinggian air laut sebanyak 150 sentimeter di atas permukaan air laut.

"Saat ini posisi bumi berada di antara matahari dan bulan. Karena bumi berada satu garis dengan matahari, maka pengaruh daya gravitasi matahari menyebabkan terjadinya fenomena air laut pasang," ujar Staf ahli meteorologi dan geofisika BMKG Maritim Perak Eko Prasetyo, Selasa (26/6) di Surabaya.

Menurut Eko, dalam tiga tahun terakhir, air laut pasang selalu terjadi di kawasan pesisir utara Jawa Timur. Jika dalam kondisi normal, rata-rata ketinggia n air pasang mencapai 110 hingga 120 sentimeter dari permukaan laut, kini peningkatan air pasang mencapai 150 sentimeter dari permukaan laut.

Reklamasi pantai

Selain akibat gravitasi matahari, fenomena air laut pasang juga disebabkan karena maraknya reklamasi atau penimbunan di daerah pesisir pantai. Reklamasi pantai mengurangi tempat-tempat limpahan air pasang sehingga air meluap hingga ke daratan.

"Berdasarkan analisa, air pasang juga disebabkan karena aktivitas reklamasi, pembangunan pemukiman, serta gudang-gudang yang banyak bermunculan di daerah pesisir utara," kata Eko.

Peneliti Pusat Studi Bencana Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Amien Widodo mengatakan, Dinas Bina Marga dan Pematusan Surabaya diharapkan mulai mengamati, mengukur,dan memetakan air laut pasang. Beberapa hal yang perlu dipetakan adalah, luas areal genangan, lama dan kedalaman genangan, kecepatan arus atau debit air pasang, serta pendataan bangunan dan infrastruktur vital yang tergenang.

"Data ini sangat penting untuk perencanaan langkah kontigensi bila nanti air pasang terjadi bersamaan dengan banjir sungai," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.