Tidak Ada Program Pengalihan Tanpa Membakar

Kompas.com - 21/01/2008, 16:53 WIB
Editor

PONTIANAK, SENIN - Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, meminta instansi terkait untuk memadamkan kebakaran lahan yang menimbulkan kabut asap. “Sebenarnya maunya (pembakar lahan) ditangkap saja, tapi saat ini masih berupaya membina supaya (pembakar lahan) sadar,” katanya, Senin (21/1).

Ironinya, Kepala Dinas Pertanian Kalbar Hazairin mengaku belum memiliki program bantuan untuk mengalihkan pola pengolahan lahan gambut petani dengan cara membakar. “Kalau dibantu, berapa besar biaya yang dibutuhkan? Kami tidak mempunyai anggaran sebesar itu,” katanya.

Menurutnya ada dua cara pengolahan lahan gambut, yakni mekanisasi dan menggunakan herbisida. Mekanisasi hanya bisa dilakukan di lahan yang tidak kering dan membutuhkan biaya Rp 1,5 juta-Rp 5 juta per hektare.

Sementara penggunaan herbisida atau obat pembasmi gulma, minimal membutuhkan biaya Rp 2 juta per hektar. Padahal dari sekitar 285.000 hektar lahan pertanian di Kalbar, sekitar 20 persennya atau 57.000 hektar masih menggunakan pola membakar.

Dikatakannya, Distan Kalbar baru bisa mendorong petani melakukan penanaman dua kali setahun, agar pengolahan tanah berkelanjutan. Dengan demikian tidak ada jeda waktu yang membuat lahan kembali ditumbuhi semak. Tahun 2008 ini, sejumlah 2,5 juta ton bantuan benih dibagikan untuk merealisasikan program tersebut. 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.