Temuan Baru Jelaskan Alasan Wanita Lebih Atletis daripada Pria - Kompas.com

Temuan Baru Jelaskan Alasan Wanita Lebih Atletis daripada Pria

Resa Eka Ayu Sartika
Kompas.com - 08/12/2017, 08:08 WIB
Ilustrasi istirahat saat olahragaoneinchpunch Ilustrasi istirahat saat olahraga

KOMPAS.com - Peran pria dan wanita seringkali dibandingkan. Kali ini, perbandingan tersebut dalam hal berolahraga.

Penelitian dari University of Waterloo di Ontario, Kanada, menyebutkan bahwa wanita lebih atletis dibandingkan pria.

Penelitian tersebut mengungkap bahwa wanita muda mampu mengolah oksigen lebih cepat daripada pria muda. Otot mereka juga tampak menyerap oksigen dari darah lebih cepat.

Hal tersebut membantu meringankan ketegangan pada sel tubuh, salah satu kriteria kebugaran aerobik.

Baca juga: Studi Awal, Olahraga dapat Meningkatkan Ukuran Otak

Untuk penelitian kali ini, para peneliti merekrut sembilan pria muda dan sembilan wanita muda. Semuanya kira-kira berusia pertengahan 20-an dan memiliki bobot yang sama.

Mereka kemudian diminta melakukan olahraga yang sama, yaitu berjalan di atas treadmill. Selama olahraga berlangsung, para peneliti membandingkan konsumsi oksigen dan ekstraksi kedua jenis kelamin selama olahraga berlangsung.

Ternyata, wanita secara konsisten lebih efisien daripada pria karena dapat mengolah oksigen 30 persen lebih cepat.

"Temuan ini bertentangan dengan anggapan populer bahwa tubuh pria secara alami lebih atletis," kata Thomas Beltrame, salah satu penulis dalam penelitian ini, dikutip dari Newsweek, Rabu (6/12/2017).

Sebelumnya, sebuah penelitian menunjukkan bahwa salah satu manfaat terbesar dari olehraga adalah meningkatkan kemampuan kita untuk menggunakan oksigen.

Saat berolahraga, paru-paru kita akan menarik oksigen untuk memberi energi pada tubuh, serta menghilangkan karbondioksida yang merupakan limbah saat proses berlangsung.

Oksigen juga dipasok ke otot kita melalui jantung dan darah.

"Kami menemukan bahwa otot wanita mengekstrak oksigen dari darah lebih cepat, yang secara alamiah menunjukkan sistem aerobik superior," imbuh Richard Hughson, co-author penelitian ini sekaligus ilmuwan kesehatan.

Pada catatan persnya, temuan ini menyebut bahwa pengolahan oksigen yang lebih cepat menurunkan kelelahan otot dan usaha yang dirasakan. Hal ini juga dapat meningkatkan kemampuan atletik seseorang.

Baca juga: Tidak Olahraga, Risiko Anda Kena Gagal Ginjal Bakal Meningkat

Sayangnya, penelitian ini tidak mengungkapkan bagaimana dan mengapa wanita lebih unggul dalam hal ini. Akan tetapi, para peneliti percaya bahwa temuan ini bisa menjadi titik awal penelitian lanjutan dan program pelatihan yang lebih personal bagi para atlet.

"Meski kita tidak tahu mengapa wanita memiliki penyerapan oksigen lebih cepat, penelitian ini menyingkirkan anggapan konvensional. Itu dapat mengubah cara kita mendekati penilaian dan latihan atletik di jalan," kata Beltrame.

Ini bukan pertama kalinya sains membuktikan bahwa wanita memiliki kemampuan kebugaran yang lebih tinggi dari pria. Pada 2016, sebuah penelitian mengungkap bahwa wanita dapat berolahraga untuk jangka waktu yang lebih lama dibanding pria.

Penulis sekaligus ilmuwan keolahragaan, Sandra Hunter, juga berkata bahwa meski pria memiliki keuntungan dalam membangun otot, wanita lebih unggul dalam hal performa yang lebih tinggi.

Hunter juga menyarankan agar penelitian ini dapat menghasilkan program pelatihan berdasarkan gender.

"Intinya latihan adalah Anda harus mengalami kelelahan otot untuk meningkatkan kekuatannya. Jadi, jika pria dan wanita memiliki tingkat kelelahan berbeda, maka mereka harus diperlakukan berbeda," kata Hunter.

PenulisResa Eka Ayu Sartika
EditorShierine Wangsa Wibawa
SumberNewsweek
Komentar
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM