Studi Awal, Tinggal di Dekat Jalan Raya Tingkatkan Risiko Osteoporosis - Kompas.com

Studi Awal, Tinggal di Dekat Jalan Raya Tingkatkan Risiko Osteoporosis

Michael Hangga Wismabrata
Kompas.com - 13/11/2017, 17:30 WIB
Penelitian di China menemukan polusi di kota mempengaruhi kualitas sperma kaum pria. ABC Penelitian di China menemukan polusi di kota mempengaruhi kualitas sperma kaum pria.

KOMPAS.com- Harapan kita adalah memiliki rumah yang menjadi tempat berlindung sampai hari tua. Namun, lokasi rumah yang salah, bisa mempengaruhi kondisi kesehatan bagi penghuninya.

Bila anda tinggal di pinggir jalan raya atau wilayah berpolusi tinggi, waspadalah akan penyakit tulang rapuh pada usia lanjut.

Hal ini dibuktikan oleh peneliti dari Universitas Columbia, New York, yang memperoleh data bahwa sembilan juta orang yang tinggal di pinggir jalan raya, terpapar emisi kendaraan.

Dalam penelitian tersebut dikatakan bahwa polusi dari emisi kendaraan ternyata mempengaruhi hormon kunci dan mineral tulang, yang memicu penyakit osteoporosis.

Baca juga: Obat Osteoporosis Justru Bikin Tulang Rapuh?

Menurut Andrea Baccarelli, ahli Kesehatan Publik di Universitas Columbia yang terlibat dalam penelitian ini, udara yang bersih sangat membantu kesehatan tulang dan mencegah patah tulang pada seseorang.

"Namun sayangnya, dalam beberapa dekade terakhir, polusi udara semakin parah dan mengakibatkan masalah pernafasan dan sakit jantung, kanker, dan osteoporosis," katanya seperti dikutip di The Telegraph, pada hari Kamis (9/11/2017).

Untuk itu, dalam penelitian yang diterbitkan jurnal Lancet, Baccarelli mengajak orang orang untuk memperbanyak mengkonsumsi vitamin B, khususnya yang tinggal di pinggir jalan raya. Dia juga menjelaskan bahwa Vitamin B dapat mengurangi dampak penyakit kardiovaskular akibat polusi udara, serta kerusakan epigenetik pada DNA.

Sayangnya, hingga saat ini masih belum jelas bagaimana vitamin B dapat membantu keropos tulang.

Untuk kasus keropos tulang sendiri, Organisasi Masyarakat Osteoporosis Nasional Inggris menyarankan untuk mengkonsumsi sebagian besar produk susu, sayuran hijau, brokoli dan kacang panggang agar meningkatkan jumlah kalsium dan vitamin D di tubuh.

Vitamin D sudah terbukti dapat memperkuat tulang. Latihan beban juga penting, namun hanya bisa maksimal hasilnya sebelum usia 30 tahun.

Baca juga: Suplemen Kalsium Tak Efektif Cegah Tulang Keropos

PenulisMichael Hangga Wismabrata
EditorResa Eka Ayu Sartika
SumberTelegraph
Komentar
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM