Dokter Angkat Batu Sebesar Telur Burung Unta dari Kandung Kemih Pria - Kompas.com

Dokter Angkat Batu Sebesar Telur Burung Unta dari Kandung Kemih Pria

Kontributor Sains, Monika Novena
Kompas.com - 08/09/2017, 16:06 WIB
Batu seukuran telur burung unta tersebut (kiri) dikeluarkan dari kandung kemih pria berusia 64 tahun di California, AS.The New England Journal of Medicine Batu seukuran telur burung unta tersebut (kiri) dikeluarkan dari kandung kemih pria berusia 64 tahun di California, AS.

KOMPAS.com -- Seorang pria di California, Amerika Serikat, buru-buru pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan keluhan yang dialaminya. Pria berusia 64 tahun itu merasa sakit di tubuh bagian kirinya dan sulit buang air kecil. Dari hasil pemeriksaan, dokter akhirnya berhasil menemukan alasan dibalik sakitnya itu.

Ternyata, pria tersebut menyimpan batu kandung kemih berbentuk telur dengan berat mencapai 770 gram atau dengan ukuran detail 12 x 9,5 x 7,5 cm yang hampir menyamai telur burung unta.

Batu kandung kemih merupakan massa mineral yang terbentuk di kandung kemih. Dalam beberapa kasus, batu-batu itu terlalu kecil untuk dilihat dengan mata telanjang, tetapi ada kalanya juga batu-batu kandung kemih bisa mencapai ukuran yang lebih besar.

(Baca juga: Demi Ilmu Pengetahuan, Wanita Ini Donasikan Hati Seberat 12 Kg)

Batu kandung kemih biasanya disebabkan oleh peradangan kandung kemih. Ini terjadi saat tubuh mengalami dehidrasi atau urin yang terlalu pekat hingga akhirnya membentuk kristal di kandung kemih. Seiring waktu, batu kandung kemih akan menjadi semakin besar.

Namun, sebagian besar kasus kandung kemih tidak akan bisa menyaingi pria di California tersebut. Fenomena langka ini hanya terjadi pada pasien khusus saja.

Belakangan diketahui bahwa pria tersebut ternyata pernah memiliki riwayat kanker kandung kemih 10 tahun yang lalu. Pada saat itu, Ahli bedah telah berhasil mengeluarkan kandung kemihnya dan membuat kandung kemih buatan yang disebut dengan kandung kemih neo.

Seperti kandung kemih biasa, kandung kemih neo terhubung ke ureter dan uretra yang merupakan saluran dimana urin keluar dari tubuh. Sayangnya, kandung kemih neo ini mampu meningkatkan risiko tumbuhnya batu kandung kemih dengan sedikit gejala. Akibatnya, pasien baru mengetahui setelah batu kandung kemih mencapai ukuran yang luar biasa.

(Baca juga: Kasus Langka, Seorang Perempuan Terlahir Tanpa Vagina)

Selain batu seukuran telur burung unta tersebut, pemindaian tomografi terkomputerisasi (CT scan) pada bagian perut juga mengungkapkan batu lain yang jauh lebih kecil di ureter kiri pria itu, yang merupakan saluran yang membawa urin dari ginjal ke kandung kemih.

Sementara ahli bedah berhasil mengangkat batu kandung kemih besar tersebut, tindakan menggunakan laser juga dilakukan untuk menangani batu yang lebih kecil.

Pria California ini tidak mengalami masalah setelah pengangkatan batu kandung kemih raksasa, meski dokter tetap akan melakukan pengamatan untuk mengontrol jika terdapat batu kandung kemih yang baru.

Laporan mengenai kasus ini telah diterbitkan dalam The New England Journal Medicine.

PenulisKontributor Sains, Monika Novena
EditorShierine Wangsa Wibawa
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM