Usai Menjalankan Misi Setara Masa Kehamilan di Antariksa, Peggy Pulang - Kompas.com

Usai Menjalankan Misi Setara Masa Kehamilan di Antariksa, Peggy Pulang

Yunanto Wiji Utomo
Kompas.com - 03/09/2017, 19:04 WIB
Peggy WhitsonAP Peggy Whitson

KOMPAS.com - Peggy Whitson bisa menjadi role model bagi perempuan yang punya mimpi berbeda dari lainnya.

Dia menghabiskan waktu 9,5 bulan - setara dengan masa kehamilan - untuk melakukan misi antariksa.

Hingga saat ini, Whitson tercatat sebagai perempuan Amerika Serikat terlama yang berada di antariksa.

Menjadi astronot sejak tahun 1996, secara total dia telah menjalani 665 hari misi antariksa dan 10 kali spacewalk.

Baca Juga: Setelah Mengirim Peta Bumi ke Antariksa, Kini Astronot Ini Menyesal

Whitson yang kini berusia 57 tahun juga menjadi perempuan tertua yang menjalani misi antariksa dan perempuan pertama yang menjadi komandan misi ISS.

Menjelang pendaratan, Whitson mengatakan bahwa dia kangen makan pizza dan menekan tombol siram pada toilet.

Kapsul Soyuz MS-04 membawa kru Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS) Jack Fisher, Peggy Annette Whitson dari Amerika Serikat dan Fyodor Yurchikhin dari Rusia mendarat di wilayah terpencil luar kota Dzhezkazgan (Zhezkazgan), Kazakhstan, Minggu (3/9/2017).ANTARA FOTO/REUTERS/SERGEI ILNITSKY/POOL Kapsul Soyuz MS-04 membawa kru Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS) Jack Fisher, Peggy Annette Whitson dari Amerika Serikat dan Fyodor Yurchikhin dari Rusia mendarat di wilayah terpencil luar kota Dzhezkazgan (Zhezkazgan), Kazakhstan, Minggu (3/9/2017).
Di antariksa, cara astronot buang air memang berbeda dengan di bumi. Jika sama, kotoran akan beterbangan.

Namun, Whitson juga mengatakan dia akan rindu antariksa serta pengalaman melayang bebas, bergerak dengan energi yang sedikit.

Dalam ekspedisi 51/52 kali ini, Whitson menjalankan misi antariksa bersama kosmonot Rusia Fyodor Yurchikhin dan astronot Amerika Serikat Jack Fischer.

Baca Juga: "Kendi" Jatuh dari Langit Bukan Fenomena Langka, Ini Faktanya

Whitson sejatinya merupakan seorang pakar biokimia. Perjalanan karirnya di NASA kemudian membawanya sebagai seorang astronot.

Ditanya apa yang akan dilakukannya setelah misi antariksa kali ini berakhir, Whitson mengatakan belum tahu pasti.

"Tapi saya bermimpi kembali ke program misi antariksa, memberi nasihat dan mentoring berdasarkan perjalanan saya," katanya seperti dikutip Los Angeles Times, Minggu.

PenulisYunanto Wiji Utomo
EditorYunanto Wiji Utomo
Komentar
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM