Tahun Depan, China Akan Bawa Kentang dan Telur Ulat Sutera ke Bulan - Kompas.com

Tahun Depan, China Akan Bawa Kentang dan Telur Ulat Sutera ke Bulan

Shierine Wangsa Wibawa
Kompas.com - 27/06/2017, 16:07 WIB
163.com/China Plus Kiri: ekosistem buatan, kanan: tanaman kentang yang menjadi bahan eksperimen

KOMPAS.com -- Kita sudah tahu bahwa kentang bisa tumbuh di bumi dan pada tahun lalu, sekelompok tim peneliti dari International Potato Center, Peru, juga telah membuktikan bahwa kentang bisa tumbuh pada tanah Mars.

Namun, bagaimana dengan di bulan? Bisakah kentang yang merupakan salah satu bahan makanan pokok manusia ditumbuhkan di sana?

Pertanyaan inilah yang ingin dijawab oleh China.Seperti yang dilaporkan oleh Chongqing Morning Post, tim peneliti dari Chongqing University mengumumkan dalam Global Space Exploration Conference (GLEX 2017) di Beijing bahwa mereka berencana untuk menumbuhkan biji kentang di bulan.

Biji tersebut, bersama dengan telur ulat sutera, akan dikirim ke permukaan bulan menggunakan lander bernama Chang’e 4 pada tahun depan. Misi tersebut juga akan dilengkapi dengan wahana penjelajah bulan seperti Chang’e 3 yang diluncurkan pada tahun 2013.

Namun, biji kentang tidak akan ditanam begitu saja di tanah bulan. Para peneliti telah menyiapkan sebuah ekosistem buatan berupa silinder berukuran 18 kali 16 sentimeter untuk menyimpan telur dan biji kentang. Ekosistem tersebut dirancang dengan bantuan dari 28 universitas China.

Zhang Yuanxun, ketua perancang silinder tersebut, mengatakan kepada Chongqing Morning Post, telur tersebut akan menetas menjadi ulat sutera yang memproduksi karbon dioksida. Sementara itu, kentang dan biji akan menghasilkan oksigen melalui proses fotosintesis. Bersama-sama, mereka akan menciptakan ekosistem sederhana di bulan.

Lalu, karena fluktuasi temperatur di bulan sangat luar biasa, dari -170 derajat celcius hingga 100 derajat celcius, para peneliti juga melapisi ekosistem dengan bahan insulasi agar bagian dalam silinder tetap nyaman untuk pertumbuhan kentang dan ulat sutera. Lampu buatan yang dihidupkan menggunakan baterai juga telah dipasang di dalamnya.

Penasaran dengan jalannya eksperimen ini? Jangan khawatir, para peneliti berkata bahwa mereka akan menyiarkan perkembangan kentang dan ulat sutera secara langsung ke seluruh dunia.

(Baca juga: NASA Ciptakan Kebun untuk Astronot di Mars)

PenulisShierine Wangsa Wibawa
EditorShierine Wangsa Wibawa
Komentar