Kisah Cinta Tragis dalam "Titanic" Nyata, Liontin Ini Buktinya - Kompas.com

Kisah Cinta Tragis dalam "Titanic" Nyata, Liontin Ini Buktinya

Kompas.com - 12/05/2017, 06:45 WIB
Premier Exhibition Inc Liontin milik Virginia Estelle McDowell Clark, penumpang kapal titanic yang selamat.

KOMPAS.com - Kisah cinta tragis seperti Jake dan Rose dalam film Titanic ternyata memang ada. Kisah ini terkuak lewat sebuah liontin emas yang ditemukan di dasar laut tempat kapal Titanic kandas setelah menghantam gunung es.

Liontin dengan inisial V.C tersebut merupakan kepunyaan dari Virginia Estelle McDowell Clark yang merupakan penumpang kelas utama Titanic.

Ia bersama suaminya Walter Miller Clark menumpang kapal Titanic setelah melakukan perjalanan bulan madu yang tertunda ke Eropa. Mereka berdua kemudian memesan tiket agar bisa pulang lebih awal untuk merayakan ulang tahun anak mereka yang berusia dua tahun.

Pada tanggal 10 April 1912, kapal Titanic melakukan pelayaran perdananya dari Southampton, Inggris menuju New York dengan sekitar 2.344 orang di dalamnya.

Kapal yang diklaim tidak akan tenggelam ini berdiameter 269,06 meter dan dipenuhi dengan perabotan mewah serta fasilitas teratas kala itu.

Namun ditengah jalan, Virginia merasakan jika kapal telah menabrak gunung es, ia segera bergegas mencari suaminya yang sedang bermain poker.

"Virginia mengatakan ada sesuatu yang tidak beres," kata Alexandra Klingelhofer, wakil presiden koleksi untuk Premier Exhibitions, Inc seperti dikutip dari Daily Mail, pertengahan April lalu.

Walter segera meninggalkan permainan dan membantu istrinya menuju dek tempat sekoci berada.

"Perahu seharusnya menurunkan dan mengumpulkan lebih banyak penumpang, tapi tidak bisa membawa penumpang dari pintu gang. Ada sedikit ruang untuk Tuan Clark jika berhasil naik kedalamnya namun sayangnya Walter tertinggal," kata Klingelhofer.

Berdasarkan catatan, Walter mengatakan tidak akan meninggalkan kapal sebelum wanita dan anak-anak bisa terselamatkan.

Virginia sendiri masih berpikir ia akan bertemu kembali dengan suaminya.

"Aku tahu dia akan kembali lagi padaku, karena dia tidak memberikan ciuman perpisahan bahkan mengucapkan selamat tinggal," kata Virginia dalam sebuah wawancara.

Namun itu tidak terjadi, hanya Virginia yang berhasil selamat dari tragedi sementara Walter tenggelam bersama Titanic.

Penemuan liontin itu sendiri bagi Klingelhofer adalah sebuah keberuntungan.

"Saat kami meneliti kami memeriksa catatan dan tidak banyak penumpang dengan inisial V.C. Jadi kami pikir itu milik Virginia Clark yang menikah dengan Walter Clark dan berasal dari Los Angeles," jelasnya.

Walter dan Virginia bertemu di Montana. Walter kemudian kembali ke sana dan menikahi Virginia. Sementara ayah Walter dan pamanya, William Andrews Clark yang merupakan senator Amerika Serikat membangun kereta api yang menghubungkan Los Angeles dan Salt Lake, Utah.

Liontin, tas manset adalah beberapa barang lain yang ditemukan dalam koper Virginia.

Barang-barang ini dipamerkan dalam pameran terbatas di Artifact di Luxor & Casino di Las Vegas dalam rangka memperingati 105 tahun tenggelamnya Titanic pada 15 April 1912.


EditorYunanto Wiji Utomo

Komentar
Close Ads X