Anak Tak Mau Makan karena Takut Gemuk? Waspadai Gejala Anoreksia - Kompas.com

Anak Tak Mau Makan karena Takut Gemuk? Waspadai Gejala Anoreksia

Kompas.com - 25/02/2017, 19:00 WIB
Shutterstock Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Remaja rentan mengalami anoreksia atau gangguan makan berupa keinginan untuk kurus yang berlebihan. Berat badan mereka bisa turun jauh di bawah normal karena tidak mau makan. AKibatnya, metabolisme tubuh terganggu, rusaknya organ-organ tubuh, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Kepala Departemen Psikolog di Klinik LightHOUSE, Tara Adhisti de Thouars, BA, M.Psi, menuturkan, sayangnya banyak pasien anoreksia yang datang terlambat untuk mencari bantuan.

"Gejalanya bisa sudah muncul dari kecil, tetapi baru datang pada saat remaja, SMP, SMA," kata Tara dalam diskusi untuk memperingati Eating Disorder Awareness Week di Jakarta, Jumat (24/2/2017).

Maka, orangtua harus lebih peka ketika anak mulai memunculkan tanda-tanda berpotensi mengalami gangguan makan anoreksia.

Tara memaparkan, orangtua perlu curiga anak mengalami anoreksia ketika anak mulai sering menolak makan atau pola makannya berubah menjadi jauh lebih sedikit dari biasanya. Sebagai orangtua, pastikan anak makan makanan bergizi sesuai porsinya.

Tanda awal lainnya, anak mulai punya perhatian besar terhadap penampilannya, seperti merasa sangat gemuk, dan tak pernah puas dengan dirinya. Tara menceritakan, ada pasien yang masih duduk di kelas 5-6 SD sudah takut gemuk sampai tidak mau makan dan minum.

"Ada yang enggak mau minum air karena takut gemuk, ada yang cuma mau makan satu sendok sehari," ungkap Tara.

Jadi, ketika anak mulai menunjukkan perilaku makan yang berubah, apalagi diikuti dengan penurunan berat badan, orangtua perlu curiga anak berpotensi anoreksia.

Jangan sampai anak melakukan diet yang berlebihan selama berbulan-bulan hingga akhirnya mengalami anoreksia yang berkepanjangan.

Mulailah kembali tanamkan tentang nilai diri, kepercayaan diri kepada anak bahwa menjadi keren atau cantik bukan tergantung dari bentuk tubuh.

Orangtua pun jangan justru mengejek anak jelek ketika tubuhnya mulai gemuk. Orangtua juga perlu menjadi contoh bagi anak dengan menjalani pola makan sehat atau mengajak anak olahraga bersama.


EditorLusia Kus Anna
Komentar
Close Ads X