Laba-laba Unik Punya Bentuk Mirip Topi Harry Potter - Kompas.com

Laba-laba Unik Punya Bentuk Mirip Topi Harry Potter

Kontributor Sains, Monika Novena
Kompas.com - 21/12/2016, 20:37 WIB
Javed Ahmed et. al / Warner Bros Laba-laba Gryffindor (Eriovixia gryffindori)

KOMPAS.com - Baru-baru ini peneliti menemukan spesies laba-laba dari genus Eriovixia. Uniknya, setelah diperhatikan, laba-laba tersebut mirip dengan topi seleksi asrama Hogwarts dalam film Harry Potter.

Laba-laba ini memiliki tubuh coklat bermotif, meruncing, dan bengkok dibagian atasnya. Bentuknya menyerupai topi Harry Potter.

Menyadari kemiripan itu, tim peneliti kemudian menamainya dengan laba-laba Eriovixia gryffindori, sesuai dengan nama salah satu pendiri Hogwarts, Godric Gryffindor.

Namun konsekuensinya, tim peneliti ini harus menanggung biaya pembayaran hak cipta kepada penulis Harry Potter, J.K Rowling.

Genus Eriovixia sendiri terdiri dari 20 spesies laba-laba penenun yang tersebar luas di Asia dan Afrika. Mereka terkenal karena memiliki karapas berbulu dan perut yang runcing yang kadang naik seperti ekor.

Peneliti menemukan laba-laba itu di hutan semak di Karnataka, India. E.gryffindori berukuran panjang 7 mm, berwarna coklat keabu-abuan, serta dihiasi dengan bintik-bintik coklat gelap.

Tubuh laba-laba itu punya garis melintang, membagi bagian gelap dengan bagian lain yang berwarna pucat. Laba-laba itu juga punya bulu-bulu halus dengan warna putih dan kuning.

Peneliti mengatakan, bagian genital E. gryffindori dan eksoskeleton berbeda dengan jenis lain pada genus yang sama sehingga bisa dikatakan sebagai spesies baru.

Penulis Harry Potter sendiri menanggapi positif penamaan laba-laba ini dalam cuitannya di media sosial.

"Saya sungguh merasa terhormat dan mengucapkan selamat atas penemuan tersebut," tulis J.K Rowling dalam akun twitternya, seperti dikutip dari Live Science, Selasa (13/12/2016).

Peneliti juga mengungkapkan pilihan penamaan ini sebenarnya merupakan upaya menarik perhatian masyarakat yang seringkali mengabaikan invertebrata.

Penemuan ini telah dipublikasikan dalam Indian Journal of Arachnology edisi Desember 2016.

PenulisKontributor Sains, Monika Novena
EditorYunanto Wiji Utomo
Komentar