Kamis, 28 Agustus 2014

News / Sains

Intensitas Hujan Tinggi di Wilayah Timur Indonesia

Selasa, 22 Januari 2013 | 07:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Konsentrasi awan hujan di sekitar wilayah Jabodetabek mengakibatkan hujan dengan intensitas tinggi yang berujung banjir Jakarta beberapa waktu lalu. Kini, wilayah dengan intensitas hujan tinggi bergeser ke timur.

"Saat ini, wilayah yang memiliki intensitas hujan tinggi lebih banyak di timur Indonesia," kata Mulyono Prabowo, Kepala Pusat Meteorologi Publik, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Mulyono mengatakan, hujan lebat yang disertai kilat atau petir berpotensi terjadi di wilayah Papua bagian selatan dan timur, Maluku bagian tenggara, Sulawesi bagian barat, Gorontalo, dan Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara Timur.

Hujan lebat disertai petir tersebut berpotensi terjadi antara 22-24 Januari 2013. Wilayah lain di Indonesia bagian timur berpotensi mengalami hujan lebat, yaitu Papua Barat bagian selatan serta papua bagian utara.

Mulyono, saat dihubungi Kompas.com, Senin (21/1/2013), mengatakan, "Curah hujan yang tinggi ini karena adanya sistem tekanan rendah di Teluk Carpentaria dan Samudera Hindia barat Aceh. Ini membentuk pumpunan angin dan pembentukan awan hujan."

Lebih detail, tekanan rendah membentuk pumpunan angin yang memanjang dari pesisir selatan Jawa hingga Laut Timor serta belokan angin memanjang dari Laut Halmahera hingga Sumatera bagian tengah.

Akibat proses tersebut, awan hujan terbentuk di sepanjang Sumatera bagian tengah dan selatan, Jawa bagian selatan dan timur, Kalimantan bagian tengah, Sulawesi bagian utara, Papua Barat bagian utara dan Papua bagian utara.

Di Indonesia bagian barat, wilayah-wilayah yang masih berpotensi mengalami hujan lebat hingga Kamis (24/1/2013) adalah Aceh bagian barat, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Jawa Barat bagian selatan, Jawa Timur bagian utara, Yogyakarta, Jawa Tengah selatan dan Jabodetabek.

Intensitas hujan dikatakan lebat bila mencapai 50-100 mm per hari, sementara dikatakan sangat lebat bila lebih dari 100 mm/hari. Curah hujan tinggi wajib diwaspadai sebab bila terjadi efek gabungan dengan faktor lain, bencana seperti banjir dan longsor sangat mungkin terjadi.

 


Penulis: Yunanto Wiji Utomo
Editor : yunan