Kamis, 2 Oktober 2014

News / Sains

Gempa Kalimantan, Kecil tetapi Mengejutkan

Rabu, 5 Desember 2012 | 10:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, diguncang gempa berkekuatan 4,8 skala Richter, Selasa (4/12). Meskipun kekuatannya kecil, gempa ini mengagetkan mengingat pulau ini sangat jarang digoyang gempa karena posisinya relatif aman, jauh dari zona penunjaman lempeng.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyebutkan gempa terjadi pukul 13.31 WIB. Pusat gempa berada di darat dengan kedalaman 11 km, sekitar 15 km barat laut Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Gempat dirasakan di Tabalong dan Balangan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, gempa terjadi di intraplate (bagian dalam lempeng), dalam hal ini lempeng eurasia. Sebenarnya gempa kecil tercatat beberapa kali terjadi di pulau itu.

Berdasarkan penelitian United States Geological Survey, penyebab gempa intraplate adalah akumulasi tekanan lokal akibat heterogenitas kerak bumi di paparan Sunda. Selain itu dimungkinkan karena adanya zona lemah akibat proses tektonik masa lalu, misalnya akibat patahan-patahan yang terjadi jutaan tahun lalu saat terbentuknya daratan Kalimantan. Kemungkinan lain adalah adanya aliran panas tinggi hingga menimbulkan akumulasi tekanan di sekitarnya.

Ahli gempa bumi dari Institut Teknologi Bandung, Irwan Meilano, mengatakan, ”Magnitudenya terlalu kecil untuk didefinisikan. Tetapi, berdasar lokasi gempa interplate ini kemungkinan terkait dengan sistem tumbukan purba di zona Meratus.”

Dari Banjarmasin dilaporkan sebagian warga di beberapa daerah di Kalsel, Selasa siang, merasakan guncangan gempa ringan. Tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan berarti.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Banjarbaru Miftahul Munir membenarkan hal ini. ”Tetapi, guncangannya lemah, kurang dari 5 SR,” katanya. (AIK/WER)


Editor : yunan
Sumber: