Senin, 21 April 2014

News / Sains

Dinosaurus Baru dengan Nama Tokoh "Lord of the Rings"

Rabu, 7 November 2012 | 17:16 WIB

Baca juga

BOLOGNA, KOMPAS.com — Mata Sauron dalam Lord of the Rings ternyata benar-benar ada di dunia nyata. Palaentolog menemukan spesies baru dinosaurus yang hidup di wilayah utara Afrika 95 juta tahun lalu dan menamainya dengan nama Mata Sauron.

Sauroniops pachytholus, demikian nama spesies itu, diidentifikasi berdasarkan fosil tengkorak yang ditemukan pada tahun 2007. Fosil yang ditemukan berupa tengkorak bagian atas, termasuk bagian rongga mata.

"Predator yang secara fisik hanya diketahui dari matanya yang sengit mengingatkan saya akan Sauron, tokoh dalam film Peter Jackson (Lord of the Ring)," kata Andrea Cau, palaentolog dari Museo Geologico Giovanni Capellini di Bologna, Italia, yang terlibat studi.

S pachytholus
adalah golongan Carcharodontosaurus atau dinosaurus pemakan daging berkaki dua. Sebagai anggota Carcharodontosaurus, spesies dinosaurus ini memiliki tengkorak panjang dengan gigi setajam mata pisau.

Meski demikian, S pachytholus memiliki beberapa kekhasan. Tengkorak spesies tersebut lebih panjang dari kerabatnya. Berdasarkan pengukuran, panjangnya diperkirakan mencapai 12 meter. Tengkorak juga sangat lebar dan tebal.

Karena besarnya tengkorak, ilmuwan menduga bahwa S pachytholus memiliki ukuran sebesar Tyranosaurus rex. Dugaan itu masih perlu dibuktikan. "Pengukuran yang lebih akurat ukurannya saat ini tidak mungkin dilakukan," kata Cau.

Kekhasan lain, S pachytholus memiliki tonjolan pada bagian tengkorak depannya. Dalam publikasi di jurnal Acta Palaeontologica Polonica, bagian tersebut berfungsi membantu menyeruduk saat perkelahian.  

Jika ada kesamaan dengan Carcharodontosaurus, itu adalah keganasannya. S pachytholus sama ganas dengan Carcharodontosaurus saharicus. Walau demikian, keduanya tak bersaing karena memiliki mangsa berbeda.

"Sauroniops hidup di tepian delta besar, di iklim hangat, serta sangat kaya ikan dan buaya. Kelimpahan makanan menjelaskan banyaknya jenis dinosaurus predator," papar Cau seperti dikutip National Geographic, Selasa (6/11/2012).


Penulis: Lusiana Octaviani
Editor : yunan
Sumber: