Sabtu, 19 April 2014

News /

Harga Sorgum di Lamongan Membaik

Selasa, 25 September 2012 | 04:42 WIB

Baca juga

Lamongan, Kompas - Produktivitas dan harga jual sorgum di Lamongan, Jawa Timur, tahun ini lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu. Saat ini, harga sorgum Rp 1.600 per kilogram dengan produktivitas rata-rata 6,2 ton per hektar. Tahun lalu, harga tertinggi Rp 1.400 per kilogram dengan produktivitas rata-rata 5,5 ton per hektar.

Tarmuji (42) saat ditemui di sela-sela memanen sorgum (Sorghum bicolor L) di Desa Keongan, Kecamatan Babat, Senin (24/9), menuturkan, tahun lalu sorgumnya banyak dimakan burung. Dari areal tanam bumi 100 (sepertujuh hektar), dulu menghasilkan 7 kuintal. Tahun ini, dengan luasan yang sama bisa menghasilkan 11 kuintal.

Petani lainnya, Kastinah (48), menyatakan memilih menanam sorgum pada musim kemarau karena tidak perlu banyak air. Selain tidak rumit perawatannya, juga tidak butuh pupuk dan obat-obatan terlalu banyak. Ia dan warga Keoangan lainnya mengembangkan sorgum sejak lima tahun terakhir setiap kemarau.

Sorgum bisa dipanen dalam waktu sekitar tiga bulan. ”Satu hektar kalau bagus bisa menghasilkan hingga 7-8 ton. Kami masih untung, meskipun harganya lebih rendah dari jagung, perawatannya tidak rumit. Panenan dibeli pengepul untuk dibawa ke Surabaya,” ujarnya.

634 hektar

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lamongan Aris Setiadi menyebutkan, luas areal tanam sorgum di Lamongan mencapai 634 hektar. Sorgum yang dihasilkan di Kecamatan Babat mencapai 3.930,8 ton. Sorgum dikembangkan di Desa Keongan, Kabalondono, Jatinawon, dan Moropelang. Rata-rata produksi 6,2 ton per hektar.

Sorgum merupakan satu jenis tanaman serealia asal Benua Afrika yang kini banyak dikembangkan di Afrika dan India. Di Jawa Timur, selain di Lamongan, sorgum juga dikembangkan petani di Tuban, Bojonegoro, dan Probolinggo dengan pola tradisional.

Ke depan, saat kemarau dan kondisi air terbatas, petani di Lamongan diharapkan lebih banyak menanam sorgum daripada padi yang berisiko gagal panen karena kurang air.

Sorgum bisa diolah menjadi aneka produk pangan, pakan ternak, dan bioetanol. Produk pangan berbasis sorgum, di antaranya, berondong, pilus, dan kue. (ACI)


Editor :