Kompas/Didit Putra Erlangga Rahardjo
Sekretaris Menristek Mulyanto bersama Kepala Lapan, Bambang Setiawan Tejakusuma, berdiri membelakangi satelit A2 yang akan diluncurkan tahun 2013 dari India.
BANDUNG, KOMPAS.com -- Rencana Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) untuk menerbangkan satelit buatan mereka, A2, pada tahun 2013 dibayang-bayangi kekhawatiran mengalami nasib serupa seperti satelit Telkom-3 yang dikabarkan hilang.
Namun demikian, mereka tidak terlalu merisaukan dampak kerugian finansial bila hal itu benar-benar terjadi. "Tinggal diasuransikan saja," kata Kepala Lapan, Bambang Setiawan Tejakusuma, Sabtu (11/8/2012) di Bandung, Jawa Barat.
Dia mengatakan, asuransi adalah hal yang lumrah untuk mengantisipasi kejadian seperti dialami satelit Telkom-3, yang hilang saat hendak mengorbit. Berkaca dari kasus Telkom yang ditumpangkan pada peluncur milik Rusia, padahal mereka sudah memiliki pengalaman tentang antariksa jauh lebih lama.
Satelit A2 milik Lapan, akan ditumpangkan ke roket yang diluncurkan di India tahun 2013 mendatang.
Bambang mengatakan, yang bisa dilakukan pihaknya saat ini adalah menjamin bahwa satelit mereka bakal berfungsi begitu berada di luar angkasa. Oleh karena itu mereka terus menjalankan pemeriksaan, seperti getaran hingga gravitasi nol.