Senin, 20 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 20 Mei 2013 | 01:42 WIB
2018, Mobil Listrik Diharapkan Bisa Diproduksi
Penulis : Yunanto Wiji Utomo | Sabtu, 4 Agustus 2012 | 15:22 WIB
Dibaca:
|
Share:

KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
Bus listrik melaju menuju Jalan MH Thamrin seusai diluncurkan Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta di Gedung BPPT, Jakarta Pusat, Selasa (26/6). Kendaraan ramah lingkungan dengan daya angkut 15 penumpang tersebut dirancang oleh LIPI.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta, mengatakan bahwa mobil listrik ditargetkan sudah bisa diproduksi tahun 2018.

"Bus listrik kemarin sudah ada prototipe risetnya. Nanti diharapkan bisa dikembangkan prototipe produksinya. Bisa dipercepat itu, sebelum tahun 2018 sudah bisa diproduksi," kata Gusti.

Gusti mengatakan bahwa dalam pengembangan teknologi listrik, Indonesia sudah cukup bagus namun masih perlu meningkatkan.

"Kalau soal motor, Indonesia sudah level 7. Kalau mobil listrik kita baru level 5. Ada 9 level," papar Gusti dalam konferensi pers Hari Kebangkitan Teknologi Nasional, Jumat (3/8/2012).

Menurut Gusti, ada lima teknologi kunci dalam pengembangan mobil listrik antara lain desain, propulsi, transmisi, baterai dan charging.

"Propulsi dan transmisi masih banyak impornya. baterai juga impor tapi internasional pun pengembangannya masih minim. Charging, kita 100 persen dalam negeri. Energi untuk charging ini kita sudah siap," jelas Gusti.

Soal pengembangan baterai, Gusti mengatakan, "Kita masih akan terus melakukan penelitian."

Dalam Karnaval Kreatifitas Iptek yang diadakan dalam rangkaian peringatan Hakteknas di Bandung, Bus Listrik hasil pengembangan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) akan turut dipertunjukkan kebolehannya.

Editor :
Tri Wahono