Kamis, 23 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 23 Mei 2013 | 01:27 WIB
Transit Venus Harus Diamati dengan Filter Pelindung
Penulis : Yunanto Wiji Utomo | Rabu, 6 Juni 2012 | 09:56 WIB
|
Share:
NASA Transit Venus

JAKARTA, KOMPAS.com - Mau mengamati Transit Venus pada Rabu (6/6/2012) ini? Rasanya semua orang harus mengamatinya. Fenomena ini hanya terjadi sekali seumur hidup. Setelah tahun ini, Transit Venus baru akan terjadi lagi tahun 11 Desember 2117.

Tapi, bagaimana mengamatinya? satu hal yang perlu diingat, Transit Venus tidak bisa diamati dengan mata telanjang. Pengamatan dengan mata telanjang akan sia-sia dan justru merusak mata. Pengamatan juga tak bisa dilakukan dengan binokuler dan teleskop biasa.

"Pengamatan harus dilakukan dengan teleskop dengan filter. Ini perlu karena merupakan pengamatan Matahari. Kalau pengamatan dilakukan secara langsung malah akan merusak mata," ungkap Mutoha Arkanuddin dari komunitas Jogja Astro Club (JAC).

Mutoha saat dihubungi Kompas.com Selasa (5/6/2012) juga mengingatkan bahwa pemakaian kacamata hitam biasa tidak akan bisa memberi perlindungan. Kacamata hitam tidak akan menyaring sinar ultraviolet dan inframerah.

Jika tak memiliki peralatan memadai, pergi ke planetarium atau observatorium terdekat adalah cara paling tepat. Di Jakarta, pengamatan akan dilakukan di Planetarium Jakarta. Sementara, di Yogyakarta akan dilakukan di markas Jogja Astro Club. Di Bandung, publik bisa mengamati di Observatorium Bosscha.

Transit Venus terjadi mulai pukul 05.10 - 11.50 WIB. Publik di Indonesia bagian barat baru bisa menyaksikan setelah matahari terbit. Ayo ikut serta pengamatan dan jangan lupa prosedur pengamatan amannya.

 

Editor :
A. Wisnubrata