Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 14:48 WIB
Aktivis Lingkungan
"Xena" Cegah Kapal Pengeboran Minyak Berlayar
Dahono Fitrianto | Nasru Alam Aziz | Jumat, 24 Februari 2012 | 16:38 WIB
|
Share:

Greenpeace
Lucy Lawless

TERKAIT:

WELLINGTON, KOMPAS.com -- Masih ingat Lucy Lawless, pemeran utama dalam film serial televisi Xena: Warrior Princess? Ternyata, dalam kehidupan nyata pun Lawless tak kalah perkasa dibanding peran aktingnya itu.

Lawless bersama enam temannya dari organisasi pecinta lingkungan Greenpeace, nekat naik ke sebuah kapal pengeboran minyak di Selandia Baru, Jumat (24/2/2012) pagi waktu setempat. Mereka mencegah kapal itu berangkat melakukan eksplorasi minyak di kawasan Artik.

Tanpa mengenal rasa takut, Lawless dan teman-temannya memanjat menara pengeboran di atas kapal bernama Noble Discoverer itu, kemudian memasang poster dan spanduk protes bertuliskan "STOP SHELL #SaveTheArctic".

Aksi Lawless dan teman-temannya itu memaksa pihak berwenang menutup Pelabuhan Taranaki di North Island, Selandia Baru. Para aktivis itu dianggap melanggar hukum, karena naik kapal tanpa izin, dan polisi berusaha memaksa mereka turun dari kapal dan kemungkinan juga akan menahan mereka.

Aktris berusia 43 tahun itu tak khawatir ditangkap polisi. "Saya tidak khawatir soal itu. Saya meyakini apa yang saya lakukan. Kita perlu berpindah ke energi terbarukan sekarang, kita tak perlu pergi ke ujung bumi untuk menyedot minyak sampai tetes terakhir," tandas bintang film kelahiran Selandia Baru yang sudah lama jadi aktivis lingkungan ini.

Seorang juru bicara Greenpeace mengatakan, Lawless dan teman-temannya membawa bekal cukup untuk tinggal di menara itu sampai beberapa hari mendatang. Mereka bertekad mencegah kapal itu meninggalkan pelabuhan menuju Alaska.

Noble Discoverer disewa perusahaan minyak Shell untuk melakukan pengeboran awal di Laut Beaufort di kawasan Artik dekat Alaska, AS. Keputusan pemerintah AS mengizinkan eksplorasi minyak di kawasan dekat Kutub Utara itu diprotes para aktivis lingkungan, karena dikhawatirkan akan mencemari salah satu lingkungan alam yang masih relatif bebas dari jamahan manusia.

Sumber :
AFP