Sabtu, 2 Agustus 2014

News / Sains

Bola Misterius dari Luar Angkasa

Jumat, 23 Desember 2011 | 07:37 WIB

WINDHOEK, KOMPAS.com — Belum ada seorang pun yang tahu apa benda bulat dari logam yang jatuh di sebuah gurun di utara Namibia itu. Beratnya sekitar 6 kilogram dengan diameter 35 sentimeter.

Saat menghantam permukaan tanah, benda tersebut membentuk kawah sedalam 30 sentimeter dan selebar 4 meter. Bola misterius itu sendiri ditemukan sekitar 18 meter dari kawah yang terbentuk.

Penduduk lokal mengaku mendengar beberapa kali bunyi ledakan sebelum ditemukan benda tersebut oleh salah seorang petani. Temuan benda itu pun langsung mendapat respons saat tersebar di internet. Sebagian berpendapat itu adalah bukti adanya kehidupan lain di luar angkasa.

Namun, Direktur forensik kepolisian setempat Paul Ludik tak mau berspekulasi sehingga langsung mengontak pihak berwenang. NASA dan badan antariksa Eropa (ESA) sudah siap meneliti apa sebenarnya benda tersebut. Salah satu dugaan kuat benda tersebut adalah tangki hidrazine yang digunakan untuk menyimpan senyawa yang mudah terbakar di satelit.

Benda tersebut sebenarnya ditemukan sejak sebulan lalu, tetapi baru dipublikasikan baru-baru ini. Suara ledakan yang terdengar saat jatuh mungkin sonic boom saat kecepatannya menembus Bumi mencapai ambang supersonik.

Benda-benda langit yang jatuh ke Bumi memang beberapa kali tidak habis terbakar karena menggunakna material yang sangat kuat. Saat satelit UARS (Upper Atmosphere Research Satellite) milik NASA dan satelit Rontgen milik Jerman jatuh beberapa waktu lalu, diperkirakan ada sisa material yang jatuh sampai ke Bumi.

Namun, material yang ditemukan di Namibia tetap masih menjadi pertanyaan. Yang pasti material yang digunakan tahan panas sangat tinggi sehingga tahan menembus atmosfer.

Ralat: Sesuai sumber artikel, bola tersebut seberat 13 pound (1 pound setara dengan 0,45 kg) dengan diameter 14 inci (1 inci setara 2,54 cm). Tempat jatuhnya membentuk kawah sedalam 12 inci dengan diameter 13 feet (1 feet setara dengan 30,48 cm). Bola ditemukan 60 feet dari kawah yang terbentuk.


Editor : Tri Wahono
Sumber: