Kamis, 23 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 23 Februari 2012 | 15:21 WIB
Fenomena Crop Circle
Ahli-ahli Diharap Segera Meneliti
Lukas Adi Prasetya | I Made Asdhiana | Senin, 24 Januari 2011 | 19:42 WIB
|
Share:
KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Salah satu pola unik dalam lingkaran (crop circle) berdiameter sekitar 50 hingga 70 meter di areal persawahan di Desa Jogotirto, Berbah, Sleman, DI Yogyakarta, Senin (24/1/2011). Kemunculan pola tersebut menarik perhatian warga dari berbagai daerah untuk menyaksikannya langsung. Belum diketahui secara pasti penyebab fenomena ini.
Foto:

SLEMAN, KOMPAS.com — Kepala Bagian Humas Pemkab Sleman Endah Sri Widiastuti mengatakan, pihaknya mempersilakan para ahli dari berbagai disiplin ilmu segera meneliti fenomena yang diduga crop circle di Dusun Rejosari, Jogotirto, Berbah, Sleman.

Banyak pihak yang saya rasa memiliki kompetensi di bidang tersebut.
-- Endah Sri Widiastuti

"Banyak pihak yang saya rasa memiliki kompetensi di bidang tersebut. Terlebih di Sleman ada banyak perguruan tinggi dan lembaga penelitian serta institusi yang mungkin bisa menjelaskan sehingga masyarakat mendapat jawaban logis dan ilmiah," katanya, Senin (24/1/2011) petang.

Pemkab Sleman, kata Endah, sudah meminta sejumlah pihak agar mengamankan areal sawah tempat pola lingkaran unik itu agar terjaga. Ini penting mengingat banyak warga ingin menyaksikan.

Kepala Polsek Berbah AKP I Made Muliawan mengatakan, pihaknya bekerja keras menjaga areal tersebut. Garis batas polisi yang sudah direntangkan masih saja coba dimasuki sebagian pengunjung.

"Kami menanti pihak berwenang memaparkan fenomena ini," ujar Made.