Selasa, 2 September 2014

News / Relationship

Mengapa Pria Sering Menyangkal Masturbasi?

Selasa, 12 Oktober 2010 | 09:05 WIB

KOMPAS.com — Hampir semua pria melakukan masturbasi, tetapi mengapa masih banyak di antara mereka yang menyangkalnya?

Kebanyakan pria bahkan menyembunyikan aktivitas ini dari istri mereka sendiri, tak lain karena sifat dari masturbasi itu sendiri yang masih dianggap tabu. Namun, sebagai pasangannya, Anda perlu mengetahui apakah suami juga melakukan masturbasi. Dengan mengetahui kebiasaan ini, Anda bisa mencari tahu apakah ada masalah yang tidak terungkap. Dengan menerima kenyataan bahwa suami bermasturbasi, artinya juga menerima dia apa adanya.

Jika dilakukan pria lajang
Sampai sekarang, masturbasi yang dilakukan pria kerap kali dikonotasikan sebagai perilaku yang tidak sehat, tidak dewasa, mesum, dan yang paling parah, menunjukkan keputusasaan. Coba lihat adegan Jason Biggs yang bermasturbasi dengan kue pai di American Pie (1999), Michael Pitt di The Dreamers (2003), atau Ben Stiller di There's Something About Mary (1998).

Karena itu, masih banyak pria yang enggan membicarakannya. Saat masih sekolah atau kuliah, misalnya, pria biasanya tak akan mengakui telah terbiasa ber-"swalayan". Bila rahasianya sampai bocor, seumur-umur ia akan menjadi bahan olokan teman-temannya. Tak jarang pelakunya akan mendapatkan julukan khusus yang akan menetap selamanya. Remaja yang ketahuan sudah berhubungan seks akan dinilai berdosa, tetapi melakukan masturbasi akan dianggap lebih memalukan. Jadi, sebelum perilaku ini tak lagi dianggap tabu, pria akan menyangkalnya.

Jika dilakukan pria menikah
Menurut Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd., Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, dalam kolom konsultasi seks di Kompas Health, ada empat kemungkinan mengapa pria menikah masih masturbasi. Pertama, pasangannya sedang tidak ada di tempat. Kedua, hubungan seksual tidak memberikan kepuasan. Ketiga, hanya untuk variasi. Keempat, terikat pada masturbasi akibat pengalaman sebelumnya.

Ada pula kondisi lain yang "mendesak". Anda mungkin sedang ada di rumah, tetapi dia tidak ingin berlama-lama membangunkan hasrat Anda lebih dulu. Ia ingin melakukannya dengan cepat dan mudah.

Apa pun penyebabnya, masturbasi bukan petunjuk seseorang mengalami kelainan seksual. Lalu, mengapa mereka menyembunyikan aktivitas ini?

Kemungkinan besar, pria ini khawatir pasangannya jadi merasa risih dengannya. Tak sedikit pula perempuan yang memandang perilaku tersebut tak ubahnya seperti selingkuh. Perempuan akan merasa bersalah, atau setidaknya bertanya-tanya, apa yang salah dengan dirinya sehingga pasangannya memilih untuk masturbasi. Jadi, daripada sang istri menolak untuk berhubungan intim karena telah memergokinya masturbasi, pria memilih untuk menutupnya rapat.

Jika Anda bisa menerima kebiasaan pasangan ini, sebenarnya Anda bisa mendukungnya. Berikan bantuan seperti beraksi membuka pakaian Anda satu per satu bak penari striptis, menari dengan gaya erotis di hadapannya, atau turut melakukan masturbasi. Hal ini akan lebih membangkitkan imajinasinya sehingga bisa mencapai orgasme lebih cepat.


Editor : Dini
Sumber: