Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 03:51 WIB
Kunjungan Luar Negeri
SBY Temui Pangeran Charles di Oslo
Suhartono | Glo | Kamis, 27 Mei 2010 | 11:05 WIB
|
Share:
AFP PHOTO/MAX NASH Pangeran Charles

OSLO, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan bertemu dengan Pangeran Charles, pewaris takhta Kerajaan Inggris. Pertemuan ini bakal berlangsung di sela-sela Konferensi tentang Perubahan Iklim dan Cuaca atau Oslo Climate and Forest Conference yang dimulai pada hari Kamis (27/5/2010) pagi waktu setempat atau siang hari WIB di Holmekollen Park Hotel Rica, Oslo, Norwegia.

Kedua pemimpin itu akan membahas isu-isu terkait masalah perubahan iklim dan pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan atau reduction of emmisions from deforestation and forest degradation (REDD+). Hal ini khususnya yang akan dilakukan Indonesia.

Informasi tersebut diterima dari berbagai sumber Kompas yang mengikuti perjalanan kunjungan kerja Presiden selama empat hari di Oslo, Norwegia, pagi ini.

Sejak kunjungan beliau ke Amerika Serikat pasca-pengeboman di Hotel JW Marriott, Jakarta, tahun lalu, buku agenda perjalanan Presiden tidak lagi dibagikan kepada anggota rombongan. Oleh karena itu, anggota rombongan hanya bisa menduga-duga acara dan substansinya.

"Setelah dibuka pukul 09.00 waktu setempat, konferensi dilanjutkan dengan sesi pertama konferensi mengenai kemitraan global dalam perubahan iklim," ujar sumber tersebut seraya menunjukkan buku saku acara berwarna putih.

Berdasarkan buku acara itu, setiap kepala negara, termasuk Presiden Yudhoyono, akan menyampaikan pernyataan masing-masing negara selama 10 menit. Konferensi ini diikuti oleh antara 40 dan 50 negara pemilik hutan dan negara-negara industri.

Setelah sesi tersebut, acara dilanjutkan dengan tayangan pesan dari Sekjen PBB Ban Ki-moon dan pemenang Nobel Perdamaian bidang Lingkungan Hidup, Carlos Mamani, serta keterangan pers mengenai hasil konferensi. "Barulah setelah itu, Presiden akan bertemu dengan Pangeran Charles selama 30 menit," lanjut sumber tersebut.

Sumber itu menambahkan, Presiden setelah itu akan bertemu dengan admintrator United Nation Development Program (UNDP) Helen Clark dan perwakilan UNEP, Achim Steiner. "Agenda terakhir, pada pukul 14.00 waktu setempat, semua peserta konferensi akan dijamu makan siang bersama oleh Raja Norwegia Harald V di Istana Kepresidenan," tutupnya.