Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 02:57 WIB
UII Yogyakarta Siap Merawat dan Memugar Candi Kuno
Mohamad Final Daeng | wah | Jumat, 25 Desember 2009 | 19:04 WIB
|
Share:

KOMPAS/MOHAMAD FINAL DAENG
Salah satu sudut candi kuno yang telah terungkap dari penemuan di kompleks Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Senin (21/12). Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Yogyakarta berhasil memetakan denah candi yang berbentuk bujur sangkar berukuran 6 x 6 meter itu. Namun, BP3 masih memerlukan waktu penggalian sekitar dua minggu lagi untuk mengungkap struktur lengkap candi zaman Mataram kuno abad ke-9-10 Masehi.

TERKAIT:

SLEMAN, KOMPAS.com - Universitas Islam Indonesia Yogyakarta menyatakan siap melakukan pemugaran total terhadap candi kuno yang ditemukan di areal kampus UII Jalan Kaliurang, Sleman, DI Yogyakarta. Candi itu dinilai memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi yang sejalan dengan nafas pendidikan yang diemban UII.

"Sebagai artefak budaya, candi itu tentu memiliki sejarah tersendiri. Itu merupakan suatu nilai positif untuk mencerdaskan masyarakat," kata Rektor UII Yogyakarta Edy Suandi Hamid saat ditemui usai persiapan reuni akbar UII di Sleman, Jumat (25/12/2009).

Karena itu, candi yang saat ini masih dalam tahap penelitian oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Yogyakarta itu perlu dipugar wujudnya agar bisa terlihat seperti sedia kala. "Kita tunggu penyelesaiannya (penelitian) oleh BP3. Setelah itu akan kita bicarakan dengan pemerintah. UII tidak berkeberatan untuk memperbaiki dan menjaganya," kata Edy.

Jika nanti telah selesai dipugar, Edy mengatakan candi itu akan terbuka untuk dikunjungi, baik oleh mahasiswa UII sendiri maupun masyarakat umum. "Tinggal bagaimana pengaturannya saja," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah candi peninggalan Mataram Kuno (abad 9-10 M) ditemukan di areal ka mpus UII, 11 Desember lalu, saat beberapa pekerja proyek pembangunan perpustakaan tengah menggali fondasi. Setelah dilakukan penggalian oleh BP3 dalam beberapa hari terakhir, diketahui candi itu berbentuk bujur sangkar berukuran 6X6 meter.