KOPENHAGEN, KOMPAS.com - Kericuhan terjadi di gerbang masuk Bella Centre, lokasi pelaksanaan Konferensi PBB soal Perubahan Iklim, Rabu ( 16/12 ) petang, di Kopenhagen, Denmark. Sejumlah aktivis memaksa masuk ke area Bella Centre, namun dihadang oleh pihak kepolisian sehingga bentrokan tak bisa dihindarkan. Para aktivis memaksa masuk menyusul adanya peraturan yang melarang perwakilan NGO untuk memasuki area, meskipun sudah mengantongi tanda pengenal.
Polisi langsung mengambil tindakan dengan mengerahkan puluhan personelnya dan melumpuhkan para aktivis. Beberapa ekor anjing pelacak juga terlihat diberdayakan. Bahkan beberapa aktivis digigit oleh anjing yang berukuran cukup besar.
Para aktivis terus meneriakkan "The world not for sale", "Seal the deal" dan berbagai teriakan lainnya. Aksi para aktivis ini menyikapi semakin kecilnya peluang tercapainya kesepakatan iklim dalam pembicaraan para pihak yang akan berakhir 18 Desember. Mereka yang berhasil dilumpuhkan didudukkan polisi di pelataran Bella Centre dan selanjutnya dimasukkan ke dalam mobil polisi.
Sejak kemarin, pengamanan di sekitar Bella Centre semakin diperketat. Bahkan, pihak UNFCCC membatasi jumlah pengunjung yang masuk. Selain di Bella Centre, aksi anarkis juga terjadi di beberapa ruas jalan Kota Kopenhagen. Maraknya aksi untuk mendorong COP15 mencapai hasil yang memuaskan.

