Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 22:33 WIB
"From Bali to Copenhagen..."
Inggried Dwi Wedhaswary | made | Sabtu, 5 Desember 2009 | 12:08 WIB
|
Share:
KOMPAS IMAGES/INGGRIED DWI WEDHASWARY
Goris menyerahkan kaos berisi pesan delegasi duta iklim Indonesia "From Bali to Copenhagen" kepada CEO Eurostar Richard Brown di St. Pancras International Station, sesaat sebelum bertolak ke Belgia, Jumat (4/12)
Foto:

TERKAIT:

LONDON, KOMPAS.com — "From Bali to Copenhagen" menjadi payung besar keberangkatan Goris Mustaqim dan saya ke COP15 Kopenhagen. Kami ingin mengingatkan para delegasi negara mengenai "Bali Mandate" yang dituangkan dalam Bali Action Plan saat berlangsungnya COP13 di Nusa Dua, Bali, tahun 2007 lalu.

Pesan Bali mengatakan, Kopenhagen harus berhasil merumuskan draf kesepakatan baru yang akan menggantikan Protokol Kyoto pasca 2012. Di tengah keraguan akan dihasilkannya draf baru itu, perlu penekanan tentang pemenuhan komitmen oleh para pihak yang menandatangani Bali Action Plan.

Maka, sebuah kaus bertuliskan "From Bali to Copenhagen" menjadi salah satu material untuk mengampanyekan pesan. Satu kaus itu pula yang diterima dengan tangan terbuka oleh CEO Eurostar, Richard Brown, saat Goris menyerahkannya menjelang keberangkatan delegasi dari London ke Brussels, di St Pancras International Station, London, Jumat (4/12) sore.

"Pesan ini bermakna, semua pihak harus ingat dan berkomitmen dengan Bali Mandate," kata Goris saat menyerahkan kaus kepada Brown.

Brown, pria yang sangat ramah itu, menerimanya seraya berkata, "Ya. Saya sepakat, kita tidak bisa menunggu lagi," ujarnya.

Selain kaus, sejumlah syal bertuliskan "Green Journey" juga dibagikan kepada beberapa peserta untuk menjadi penguat dalam membangun relasi sehingga misi keterlibatan kaum muda dalam ajang tingkat dunia ini bisa memberikan perubahan yang lebih konkret.

Seluruh delegasi negara sepakat, peran kaum muda dalam mengatasi dampak perubahan iklim harus terus disebarkan.