SEMARANG, KOMPAS.com — PT Pertamina menggandeng PT Sarana Patra Jateng untuk memasarkan produk pendingin hidrokarbon alami yang lebih ramah lingkungan bermerek Musicool sebagai salah satu pengganti freon konvensional.
Direktur Utama PT Sarana Patra Jateng Hevearita G Rahayu saat peluncuran Musicool di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah di Semarang, Jumat (13/11), mengatakan, refrigerant alami ini merupakan produk ramah lingkungan.
"Pendingin alami ini merupakan pengganti freon konvensional yang tidak merusak lapisan ozon," katanya.
Menurut dia, freon yang mengandung bahan pendingin sintesis menghasilkan chloro fluoro carbon (CFC) yang dapat merusak lapisan ozon.
Ia mengatakan, Misicool mampu menghemat penggunaan bahan bakar pendingin udara hingga 30 persen.
Saat ini, telah banyak gedung perkantoran dan pabrik yang mengaplikasi penggunaan bahan pendingin hidrokarbon alami ini.
PT Sarana Patra Jateng digandeng PT Pertamina untuk memasarkan produk ramah lingkungan ini.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo menyambut baik peluncuran pendingin hidrikarbon alami yang ramah lingkungan tersebut.
Menurut dia, produk yang dihasilkan PT Pertamina tersebut merupakan hasil inovasi para anak bangsa yang memiliki manfaat positif untuk mengurangi risiko kerusakan lingkungan.
Dengan kualitas produk yang baik, ia mengharapkan tumbuh minat masyarakat untuk lebih mencintai produk-produk dalam negeri.
Dalam peluncuran tersebut juga digelar demo pengisian Musicool pada belasan kendaraan medan berat yang tergabung dalam Singotoro Jeep Club.
