KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Goreng Plastik untuk Daur Ulang Limbah
Laporan wartawan KOMPAS Nina Susilo
Selasa, 3 November 2009 | 20:21 WIB
KOMPAS/NINA SUSILO
Sisa limbah kantung plastik bisa dimanfaatkan menjadi aksesoris atau lembaran plastik berwarna-warni untuk kap lampu. Tim pengajar dan mahasiswa jurusan desain produk industri Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember meneliti teknik pengolahan limbah plastik dengan sistem digoreng. Hasil pemanfaatan limbah plastik ini dipamerkan di Exhibition Hall Galaxy Mall Surabaya sampai 8 November.

SURABAYA, KOMPAS.com — Limbah plastik sisa belanja di pasar atau di pusat perbelanjaan bisa dimanfaatkan sebagai produk lain. Beberapa pengajar dan mahasiswa Program Studi Desain Produk Industri Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember meneliti pengolahan limbah plastik dengan teknik digoreng.

Pengajar mata kuliah Desain Produk Industri ITS, Ellya Zulaikha, Selasa (3/11) di Surabaya, menuturkan, tim yang terdiri atas tiga dosen, Ellya, Waluyo, dan Primaditya, serta lima mahasiswa mencari metode untuk mengubah bentuk plastik secara mudah dan murah. Cara yang digunakan adalah menggoreng plastik.

Ada tiga metode mengolah plastik limbah, yakni press, cetak, dan mozaik. Sistem press dan cetak digunakan untuk plastik jenis LDPE yang lebih tipis, sedangkan metode mozaik diterapkan untuk plastik HDPE yang lebih tebal.

Pada siswa Press dan Cetak, cabikan plastik digoreng di minyak dengan suhu tinggi sehingga mengerut. Plastik yang meleleh digulung dengan lelehan plastik berwarna lain dan dalam keadaan panas dicetak atau di-press. Setelah dingin, hasil cetak atau lempengan hasil press bisa diaplikasikan.

Untuk metode mozaik, plastik HDPE digunting lalu digoreng dalam minyak bersuhu sedang sehingga kerutannya hanya mengecilkan ukuran. Selanjutnya, plastik yang sudah mengerut disusun dengan urutan warna yang diinginkan. Lempengan plastik ini bisa mulai diaplikasikan.

Karya-karya dari olahan plastik goreng (plazore) ini dipamerkan di Exhibition Hall Galaxy Mall Surabaya sampai 8 November 2009. Dalam pameran ini, pengunjung juga diminta mengisi angket untuk menunjukkan karya yang paling disukai. Dengan demikian, produk yang diciptakan bisa disesuaikan dengan selera pasar.

Editor: wah Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.