KOMPAS
Minggu, 21 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Pterosaurus adalah Penerbang Andal
Minggu, 9 Agustus 2009 | 12:58 WIB
PNAS/Michael Skrepnickaption
Sosok Nemicolopterus crypticus dalam ilustrasi.

RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com — Sebuah fosil Pterosaurus—cikal bakal vertebrata penerbang pertama—yang ditemukan di China memiliki bentuk sayap yang unik dan rumit yang memungkinkan hewan purba ini terbang dan mengontrol penuh sayapnya seperti burung.

Temuan tim peneliti dari Brasil, Jerman, China, dan Inggris ini mendukung teori bahwa reptil penguasa langit yang pernah hidup 220 miliar tahun lalu itu bukan sekadar melayang, namun mampu terbang.

Menggunakan teknik pencahayaan sinar ultraviolet canggih, para peneliti berhasil melihat detail jaringan pada sayap fosil yang ditemukan di pedalaman Mongolia itu. Mereka kemudian mengambil kesimpulan bahwa hewan yang juga dikenal sebagai pterodactyl itu mampu mengendalikan sayapnya.

Alexander Kellner, paleontolog Museum Nasional Brasil di Rio De Janeiro, mengatakan, mereka menemukan rambut mirip otot yang berbeda dari hewan mana pun di tubuh dan bagian sayap makhluk ini. Jaringan tersebut diduga membantu pterosaurus mengendalikan suhu tubuhnya dan menunjukkan bahwa mereka berdarah panas.

"Rambut ini berbeda dari bulu-bulu yang kami temukan pada mamalia dan memberi petunjuk bahwa mereka mampu mengatur suhu tubuh mereka sendiri sehingga termasuk kategori hewan berdarah panas," papar Alexander.

"Ini penting untuk mengetahui bagaimana fungsi organ-organ pterosaurus," tambahnya.

Penelitian menggunakan sinar ultraviolet menunjukkan adanya beberapa lapisan otot yang berfungsi mengontrol bagian sayap. Diperkirakan otot itulah yang menjadikan pterosaurus terbang lebih stabil dan lebih mampu mengontrol sayap saat terbang dibanding hewan terbang lain.

Pterosaurus yang jenisnya beragam mulai dari penerbang ukuran kecil hingga sangat besar telah punah sekitar 65 juta tahun lalu bersama punahnya dinosaurus.

Penulis: M5-09   |     |   Sumber : RTR Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.