KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Air Memancar dari Situs Petirtaan Kuno
Laporan wartawan KOMPAS Antony Lee
Jumat, 3 Juli 2009 | 18:48 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com — Proses ekskavasi petirtaan kuno yang diduga berasal dari abad ke-8 di Desa Derekan, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Jumat (3/7), ternyata mulai membuahkan hasilnya. Hingga saat ini, petugas sudah berhasil menggali sebagian kecil dari struktur itu.

Mereka berhasil menemukan dasar berupa batu andesit dengan kedalaman 1,5 meter dari pagar petirtaan. Air sempat mengalir keluar dari dasar petirtaan sehingga petugas menghentikan mengeruk tanah dan melanjutkan penggalian ke arah selatan.

Petugas juga menemukan tangga masuk menuju petirtaan dan di tepinya terdapat arca dua gajah kembar. Lebar dari sudut sisi utara ke arca sekitar 2 meter sehingga paling tidak diduga lebarnya mencapai 5 meter.

Seperti diberitakan Kompas (1/7), warga menemukan struktur petirtaan saat akan membuat jalan menurun menuju pemandian air panas. Temuan ini berada di tepi sungai, berjarak sekitar 200 meter dari Candi Ngempon atau Candi Muncul yang diperkirakan dibangun sekitar abad ke-8, pada masa Wangsa Sanjaya. Petirtaan ini diduga berasal dari masa yang sama dengan Candi Ngempon.

 

Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.