KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Ekskavasi Temuan Petirtaan Abad Ke-VIII Dimulai
Laporan wartawan KOMPAS Antony Lee
Jumat, 3 Juli 2009 | 14:47 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com — Proses ekskavasi temuan struktur petirtaan atau pemandian yang diduga berasal dari abad ke-8 di Desa Derekan, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, mulai dilaksanakan, Jumat (3/6).

Sehari sebelumnya, warga setempat juga berhasil menemukan saluran pembuangan air kuno yang menuju sungai, sekitar 15 meter dari titik penemuan pertama. Ekskavasi dilaksanakan enam petugas dengan menggali tanah hingga kedalaman 1 meter.

Penggalian sempat tersendat karena petugas harus membongkar fondasi lahan parkir pemandian air panas yang berada di atas temuan struktur petirtaan. Petugas berupaya mencari sudut-sudut struktur itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada 25 Juni, warga menemukan struktur petirtaan saat akan membuat jalan menurun menuju pemandian air panas. Lokasinya berada di tepi sungai, berjarak sekitar 200 meter dari Candi Ngempon atau Candi Muncul yang diperkirakan dibangun sekitar abad ke-8, pada masa Wangsa Sanjaya.

"Baru satu sudutnya yang ditemukan, tetapi kami mencoba menggali sisi selatan sungai karena di sisi barat ada warung sehingga belum bisa dibongkar," kata Petugas Penggambaran, Subkelompok Pemugaran Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah, Andriyanto.

Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.