KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Minuman Astronot untuk Orang Sipil
Rabu, 1 Juli 2009 | 08:31 WIB
NASA
Astronot John Grunsfeld tengah melakukan spacewalk pertama, Kamis (14/5) untuk memasang kamera baru pada teleskop ruang angkasa Hubble.
TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Berjalan di ruang angkasa, melawan gaya tarik bumi (gravitasi) yang ekstrem, merupakan hal-hal yang harus diatasi oleh para astronot. Mereka harus terus dalam kondisi cukup cairan dan sehat. Hal yang sulit dipertahankan di dalam pesawat ruang angkasa.

Agar para astronot tidak mengalami kelelahan otot dan pusing-pusing karena dehidrasi, ilmuwan Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengembangkan formula elektrolit yang bisa kita konsumsi.

Formula tersebut berupa cairan konsentrasi yang jika dicampur air akan langsung mampu memulihkan hidrasi dan mencegah kehilangan cairan tubuh.

Ilmuwan NASA Ames Research Center di Moffett Field, California, AS, melakukan riset itu selama 15 tahun. Para astronot NASA meminumnya selama sekitar 20 tahun.

Versi komersial dari produk tersebut diberikan lisensinya kepada Wellness Brands Inc of Boulder, Colorado, AS, dan diberi merek ”The Right Stuff”. Pesanan pertama dikirimkan tanggal 11 Juni lalu.

”Kami mengembangkan formula hidrasi agar kita bisa berkinerja dengan optimal pada kondisi ekstrem. Kesehatan astronot kami yang amat terlatih sungguh luar biasa,” ujar John Greenleaf, mantan peneliti di Ames yang juga penemu formula tersebut.

Pada studi NASA sejak awal pengembangan minuman ini, diketahui bahwa minuman tersebut mampu memacu daya tahan hingga 20 persen dibandingkan dengan seseorang yang minum air biasa atau minum sesuatu yang mengandung karbohidrat. (ISW)

Sumber :SPACE.COM Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.