Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 20:58 WIB
Suhendra Tewas Terinjak Gajah yang Ditungganginya
Josephus Primus | Rabu, 6 Mei 2009 | 22:30 WIB
|
Share:

Serambi Indonesia/M Anshar
Seekor gajah sumatera (elephas maximus sumatranus) sedang dilatih oleh pawang di pusat pelatihan gajah, Saree, Aceh Besar, Rabu (24/12). Hingga kini pusat pelatihan gajah Saree telah melatih sebanyak 45 ekor gajah liar yang ditangkap karena diduga terlibat konflik satwa dengan manusia akibat rusaknya ekosistem satwa liar.

TERKAIT:

LAMPUNG TIMUR, KOMPAS.com — Suhendra (28), anggota satuan Polisi Hutan Taman Nasional Way Kambas (Polhut TNWK) Lampung, tewas terinjak gajah di kawasan tersebut pada Rabu (6/5) sore. Peristiwa naas itu terjadi saat korban bersama rekannya berpatroli di kawasan TNWK dengan menunggangi gajah yang sudah dijinakkan.
    
Namun, saat rombongan sedang berjalan, tanpa sengaja Suhendra terjatuh dan terinjak oleh salah satu gajah yang dipakai berpatroli. "Ada delapan gajah yang ditunggangi oleh tim saat patroli tersebut, salah satunya dinaiki almarhum," Kata Rahwan, Kepala Riset Pelatihan Gajah TNWK.
    
"Kejadiannya begitu cepat, semua panik," tambahnya.
    
Mayat Suhendra oleh pihak TNWK langsung dibawa ke rumah duka di Kota Agung, Tanggamus. Saat laporan ini ditulis, jenazahnya sedang dalam perjalanan menuju kota asalnya tersebut.
    
Korban meninggalkan seorang istri yang sedang hamil dan seorang anak. Keluarganya tinggal di Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Lampung.
    
Menurut rencana, jenazah itu akan dimakamkan pada Kamis (7/5), pukul 10.00 WIB. Atas terjadinya musibah tersebut, pihak TNWK memberikan santunan kemanusiaan kepada keluarga korban.
    
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, patroli keliling TNWK rutin dilakukan oleh tim gabungan dari tiga instansi di TNWK, masing-masing Polisi Hutan TNWK, Seksi III kuda penet TNWK, dan pawang gajah. Saat melakukan patroli, tim itu menunggangi delapan ekor gajah.

Sumber :
Ant