JEMBER, KOMPAS.com- Petugas Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) Jawa Timur, berhasil menggagalkan pencurian 9.200 batang bambu (Schizoschyum blumea) lanjaran tanpa dokumen di kawasan TNMB.
Kepala TNMB di Jember, Heri Subagyadi, Minggu (12/4), menuturkan, petugas TNMB diminta siaga selama libur Pemilu dan hari Wafat Isa Al-Masih, karena para pencuri biasanya menunggu petugas TNMB lengah di saat liburan. "Biasanya pencuri beraksi pada hari libur, karena dianggap tidak ada petugas selama hari libur," kata Heri.
Ia menjelaskan, petugas TNMB berhasil mengamankan seorang tersangka KR, warga Desa Sarongan, Kabupaten Banyuwangi yang membawa hasil hutan berupa bambu lanjaran yang diduga kuat didapatkan dari dalam kawasan konservasi TNMB. "Ribuan bambu lanjaran disita petugas TNMB, dan tersangka masih menjalani pemeriksaan di mapolsek Pesanggaran," katanya menerangkan.
Ia mengakui, KR merupakan target operasi yang sudah lama diincar oleh petugas TNMB sehingga gerak-geriknya selalu diawasi. "Sudah lama petugas mengincar KR, namun seorang temannya lagi berhasil kabur," katanya menambahkan.
Meski seorang lagi kabur, kata dia, petugas dan polisi sudah memiliki identitas tersangka yang masih buron. Dalam waktu dekat, polisi akan menangkap tersangka satu orang lagi. Dalam perjalanan menuju Polsek Pesanggaran, kata dia, petugas sempat dihadang warga sekitar yang meminta tersangka dan barang bukti ribuan bambu lanjaran dikembalikan.
"Sempat terjadi ketegangan antara petugas dan warga sekitar, namun petugas tetap membawa tersangka dan barang bukti ke mapolsek Pesanggaran," katanya menjelaskan.
Ia berharap, warga sekitar hutan tidak membawa hasil hutan tanpa ada dokumen resmi karena seluruh hasil hutan di kawasan TNMB dilindungi.


