Rabu, 1 Oktober 2014

News / Sains

Konferensi Kelautan, Utusan 121 Negara Hadir di Manado

Selasa, 10 Maret 2009 | 08:22 WIB

MANADO, SELASA — Sebanyak 121 negara secara lisan menyatakan akan menghadiri World Ocean Conference di Manado, 11-14 Mei 2009 mendatang. Selain itu, enam kepala negara dan pemerintahan di kawasan segitiga terumbu karang serta sejumlah pemimpin negara di kawasan Pasifik menyatakan niatnya ikut dalam Pertemuan Tingkat Tinggi Coral Triangle Initiative sehari setelah konferensi.

Total, ribuan delegasi pemerintah, swasta, dan ahli kelautan akan mengikuti konferensi, pameran, dan simposium di sana. Sekretaris Panitia World Ocean Conference (WOC) Indroyono Soesilo, seusai memimpin rapat koordinasi pekan lalu di Manado, Sulawesi Utara, menyatakan kepuasannya. "Sejauh ini, ketersediaan logistik dan akomodasi aman bagi 400-an tamu resmi delegasi 121 negara," kata dia.

Panitia menerima konfirmasi lisan dari negara-negara yang diundang. Setiap negara peserta diharapkan mengirim tiga utusan resmi, yang ditanggung akomodasi dan logistiknya. Jadi, panitia harus menyiapkan ketersediaan minimal 363 kamar hotel.

Diperoleh kabar terakhir, Perdana Menteri Australia Kevin Rudd dan Menteri Perdagangan AS akan datang. Mereka wakil dua negara yang mendukung CTI. Ditambah anggota-anggota delegasi tak resmi dan peserta kegiatan sampingan, diperkirakan lebih dari seribu peserta akan hadir.

Sejauh ini, masih ada kekhawatiran mengenai akomodasi para tamu-tamu tersebut. Pihak penyelenggara (penyelenggara kongres profesional/PCO) tidak berani menjamin ketersediaan kamar yang memadai bagi tamu asing di atas 1.500 kamar. Tidak ada satu pun hotel bintang lima di Manado. "Kalau masih di bawah 1.500 masih berani jamin. Di atas itu sulit.Kalau penginapan sederhana masih ada," kata Presiden Direktur Pacto Convex (pihak PCO) Susilowani Daud dalam rapat koordinasi panitia nasional dan daerah.

Beberapa kegiatan yang banyak menyedot peserta adalah pameran internasional dan simposium kelautan yang akan dihadiri pebisnis kelautan serta pakar kelautan internasional.

Tarif hotel naik

Di Manado, pihak hotel sudah mengumumkan kenaikan tarif inap untuk bulan  Mei ketika penyelenggaraan berlangsung. Besarnya kenaikan hingga dua kali lipat tarif hari biasa. Hal itu juga diungkapkan Susilowani yang harus memesan ratusan kamar bagi delegasi resmi yang mewakili negaranya.

Meskipun tarif naik, kamar-kamar hotel telah habis dipesan pada tanggal pelaksanaan. Salah satunya Hotel Swiss-belhotel Maleosan. Dari 162 kamar, 100 kamar dipesan penyelenggara dan sebagian lagi dipesan pemerintah daerah. Harga kamar kelas superior yang saat ini Rp 450.000 naik menjadi Rp 800.000 per malam pada Mei 2009. "Harga itu sebenarnya tarif umum kami," kata Staf Hubungan Masyarakat Swiss-belhotel Maleosan Teddy Manangka.

Menanggapi kenaikan tarif hotel yang sebagian lebih dari dua kali lipat itu, Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang menyatakan telah mengingatkan agar dilakukan sewajarnya. "Tapi juga jangan terlalu murah. Yang wajar sajalah," kata dia.

Hal sama juga diungkapkan penyelenggara. Jangan sampai tamu-tamu asing dan domestik justru jera datang ke Manado setelah konferensi berakhir.


Editor :