Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 17:50 WIB
Giam Siak Kecil Diusulkan Jadi Cagar Alam Biosfer
Hamzirwan | Minggu, 22 Februari 2009 | 19:31 WIB
|
Share:

KOMPAS/VINCENTIA HANNI
Salah satu kanal yang membelah kawasan hutan di Provinsi Riau. Kondisi hutan-hutan alam di Riau dewasa ini umumnya gundul.

 

RIAU, MINGGU - Hutan produksi di Giam Siak Kecil dan Bukit Batu, Kabupaten Siak, Riau diusulkan agar dijadikan cagar biosfer oleh Sinar Mas Forestry. Pemasok bahan baku industri pulp dan kertas PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) tersebut mengalokasikan 72.255 hektar hutan produksi di kedua kawasan itu untuk digabung dengan Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil seluas 84.000 hektar dan Suaka Margasatwa Bukit Batu seluas 21.500 hektar.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengidentifikasi kedua suaka tersebut menjadi rumah bagi 159 jenis burung, 10 jenis mamalia, 13 jenis ikan, delapan jenis reptile, dan 52 jenis tumbuhan langka yang dilindungi.

Dalam siaran pers yang diterim a di Jakarta, Sabtu (20/2), Direktur SMF Soebardjo mengungkapkan, penggabungan kedua kawasan ini menciptakan areal inti cagar biosfer seluas 178.000 hektar. Ketua Komite Nasional Man and the Biosphere Indonesia yang juga Deputi Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI Endang Sukara menambahkan, usulan SMF merupakan yang pertama kali berasal dari sektor industri. Ini awal yang baik bagi kalangan industri untuk peduli pada pelestarian keanekaragaman hayati, ujarnya.