Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 02:28 WIB
Kebun Binatang Yokohama Pinjam Bekantan dari Surabaya
Briko Alwiyanto | Minggu, 8 Februari 2009 | 12:02 WIB
|
Share:

KOMPAS/ARIF AHMAD
Seekor bekantan atau kera bule terlihat di rawa-rawa di tepi Sungai Ohong, Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat. Saat ini, keberadaan hewan endemik Pulau Kalimantan ini di habitatnya sudah hampir punah akibat kerusakan hutan.

TERKAIT:

SURABAYA, MINGGU — Status lima bekantan (sebangsa kera) Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang sebelumnya akan dibarter dengan satwa lain, akhirnya diputuskan hanya dipinjamkan ke Kebun Binatang Yokohama, Jepang.

"Awalnya memang tukar-menukar dengan satwa lain, tapi Indonesia rugi karena bekantan sangat langka. Oleh karena itu, kami pilih opsi dipinjamkan," kata Koordinator Bidang Humas dan Hubungan Antarlembaga Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia (PKBSI) Singky Soewadji di Surabaya, Minggu (8/2).

Singky mengungkapkan, dengan sistem pinjam, bekantan yang terdiri atas dua jantan dan tiga betina itu sewaktu-waktu bisa diminta kembali. Dengan cara itu pula, Indonesia akan mendapatkan anak bekantan hasil penangkaran di Jepang.

"Satwa itu kan milik negara, KBS hanya memelihara. Jadi, kita tidak dirugikan karena Indonesia masih akan mendapatkan anak-anak bekantan, termasuk induknya. Nanti hasil anakan di Jepang itu akan dibagi dua," kata mantan atlet berkuda itu.

Sekitar 50 ekor bekantan, lanjut Singky, saat ini berada di KBS. Sedangkan di habitatnya di Pulau Kaget, Kalimantan, sudah sangat langka, apalagi di pulau itu pernah terjadi kebakaran.

Sebelum dibawa ke Jepang, bekantan itu akan diisolasi di Taman Safari Indonesia (TSI) sekitar satu bulan. Selama sebulan, satwa itu diawasi dan dirawat agar saat dibawa ke Jepang tidak ada penyakitnya. "Soal ini, Jepang sangat selektif, ada kutunya saja tidak mau," tambah Singky.

Sumber :
Antara